RANCANG BANGUN LOW-COST ELEKTROKARDIOGRAF BERBASIS MIKROKONTROLER YANG EFEKTIF UNTUK KETELITIAN PRAKTIK PEMBELAJARAN STEM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RANCANG BANGUN LOW-COST ELEKTROKARDIOGRAF BERBASIS MIKROKONTROLER YANG EFEKTIF UNTUK KETELITIAN PRAKTIK PEMBELAJARAN STEM


Pengarang

Siti Umaratul Fitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

197503041999031001 - Irwandi, S.Si, M.Si., Ph.D. - - - Dosen Pembimbing I
Edwar Iswardy - 197902032005011002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1908102010055

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK



Dalam era digital, pemanfaatan teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Teknologi juga dapat digunakan untuk memajukan bidang pendidikan. Program Merdeka Belajar di Indonesia mendorong siswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya. Salah satu pembelajaran yang menarik perhatian adalah pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, khususnya mengenai jantung. Untuk membantu pemahaman mengenai jantung, elektrokardiograf (EKG) digunakan untuk merekam sinyal listrik jantung. Meskipun EKG telah banyak diterapkan dalam dunia medis, penggunaannya dalam pendidikan umum masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat EKG, menghubungkannya ke komputer, dan menguji kemampuannya dalam mendeteksi dan menampilkan visualisasi gelombang sinyal detak jantung. Sinyal EKG dideteksi mengggunakan elektroda Ag/AgCl dan sensor AD8232, sedangkan untuk terhubung dengan komputer menggunakan Bluetooth HC-06. Mikrokontroler Arduino digunakan untuk memproses sinyal EKG dan ditampilkan pada komputer menggunakan aplikasi serial plot. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat EKG yang dirancang mampu merekam sinyal elektrokardiogram dengan baik. Pengujian lapangan dilakukan dengan membandingkan hasil dengan alat EKG rumah sakit, menunjukkan hasil yang memadai untuk digunakan untuk praktikum di sekolah. Dengan demikian, penggabungan teknologi dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam melalui alat EKG ini dapat meningkatkan pemahaman siswa secara praktis tentang sistem kardiovaskular, sejalan dengan semangat Program Merdeka Belajar untuk mengintegrasikan sains dan teknologi dalam proses pembelajaran.

Kata kunci : Elektrokardiograf, Arduino Pro Mini, Jantung, STEM

ABSTRACT In the digital era, the use of technology has become an inseparable part of daily life. Technology can also be used to advance the field of education. The Independent Learning (Merdeka Belajar) Program in Indonesia encourages students to not only understand theory but also be able to apply it. One lesson that attracts attention is the natural sciences lesson, especially about the heart topic. To help understand the heart, an electrocardiograph (ECG) is used to record the heart's electrical signals. Although ECG has been widely applied in the medical world, its use in high school education level is still limited. This research aims to design an ECG device, connect it to a computer, and test its ability to detect and display visualization of heartbeat signal waves. The ECG signal was detected using Ag/AgCl electrodes and the AD8232 sensor, while the connection to the computer used Bluetooth HC-06. An Arduino microcontroller was used to process the ECG signal and display it on a computer using a serial plot application. The test results show that the designed ECG device is able to record electrocardiogram signals well. Testing also compared the results with hospitals’ EKG equipment, showing the results are adequate for use in school experiments. Thus, the integration of technology in learning natural sciences through the ECG instrument can increase students' practical understanding of the cardiovascular system, in line with the spirit of the Merdeka Belajar Program to integrate science and technology in the learning process. Keywords: Electrocardiograph, Arduino Pro Mini, Heart, STEM

Citation



    SERVICES DESK