ANALISIS DAMPAK DARI BUANGAN LIMBAH TAMBAK TERHADAP KESUBURAN PERAIRAN LAUT ALUE NAGA DITINJAU DARI ASPEK BIOLOGI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS DAMPAK DARI BUANGAN LIMBAH TAMBAK TERHADAP KESUBURAN PERAIRAN LAUT ALUE NAGA DITINJAU DARI ASPEK BIOLOGI


Pengarang

AYU RAHMADANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ichsan - 198612242014011101 - Dosen Pembimbing I
Said Ali Akbar - 199102282022031002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2011102010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Budidaya udang vaname merupakan sektor andalan perikanan dan prioritas pengembangan akuakultur Alue Naga. Kehadiran tambak udang dapat menyebabkan dampak yang baik untuk aktivitas masyarakat, sebaliknya kehadiran tambak udang juga akan berpotensi menyebabkan pengaruh penurunan tingkat kesuburan perairan dan pengaruh buruk pada kualitas air yang berasal dari pembuangan limbah tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari buangan limbah tambak terhadap tingkat kesuburan Perairan Laut Alue Naga ditinjau dari aspek biologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2024 menggunakan metode purposive sampling untuk penentuan lokasi pengambilan sampel. Kelimpahan fitoplankton berkisar antara 166,67 – 4000 Ind/L. Sedangkan kelimpahan zooplankton berkisar antara 66,66 – 133,34 Ind/L. Daerah pantai, kelimpahan fitoplankton lebih tinggi dibandingkan dengan laut lepas karena daerah pantai memiliki kadar nutrien yang tinggi. Berdasarkan tingkat kesuburan perairan, kelimpahan plankton tergolong mesotrofik. Kelimpahan fitoplankton yang didapatkan pada penelitian ini 8866,66 Ind/L. Sedangkan kelimpahan zooplankton 466,64 Ind/L. Kelimpahan plankton secara keseluruhan tergolong mesotrofik. Parameter kualitas air pendukung nitrat, nitrit, amonia, DO, pH, salinitas, suhu, dan kecerahan dengan kadar konsentrasi masih mampu ditoleransi oleh biota dalam perairan.
Kata Kunci: Limbah Tambak, Plankton, Tingkat kesuburan, Perairan Laut Alue Naga

ABSTRACT Vaname shrimp cultivation is a mainstay fisheries sector and a priority for the development of Alue Naga aquaculture. The presence of shrimp ponds can have a positive impact on community activities, on the other hand, the presence of shrimp ponds will also have the potential to reduce the fertility level of waters and have a negative impact on water quality from the disposal of pond waste. This research aims to determine the impact of pond waste on the fertility level of the Alue Naga Sea waters from a biological aspect. This research was conducted in March 2024 using a purposive sampling method to determine sampling locations. Phytoplankton abundance ranged between 166.67 – 4000 Ind/L. Meanwhile, zooplankton abundance ranged between 66.66 – 133.34 Ind/L. In coastal areas, the abundance of phytoplankton is higher compared to the open sea because coastal areas have high nutrient levels. Based on the fertility level of the waters, the abundance of plankton is classified as mesotrophic. The abundance of phytoplankton obtained in this study was 8866.66 Ind/L. Meanwhile, the abundance of zooplankton was 466.64 Ind/L. The overall abundance of plankton is classified as mesotrophic. Water quality parameters supporting nitrate, nitrite, ammonia, DO, pH, salinity, temperature and brightness with concentration levels are still able to be tolerated by biota in the water. Keywords: Pond Waste, Plankton, Fertility Level, Alue Naga Sea Waters

Citation



    SERVICES DESK