<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126786">
 <titleInfo>
  <title>TIPOLOGI FASAD BANGUNAN MASJID DI BANDA ACEH PERIODE 2004-2023</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kharisma Khairunnisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fasad atau wajah bangunan merupakan elemen terpenting dalam arsitektur, karena&#13;
fasad dapat mempresentasikan sebuah karya arsitektur. Fasad juga dapat dijadikan&#13;
sebagai alat perekam sejarah berdasarkan dinamika yang terjadi seperti sosial, politik,&#13;
dan budaya. Sejarah yang pernah menimpa Aceh berupa tsunami tahun 2004 sehingga&#13;
mengakibatkan hadirnya bangunan baru termasuk masjid. Setelah bencana tersebut&#13;
hadirnya inovasi-inovasi baru serta bahan-bahan bangunan baru yang menyebabkan&#13;
keberangaman bentuk eksterior atau fasad masjid. Bangunan masjid yang baru&#13;
dibangun tersebut akan membentuk sebuah tipologi fasad. Tipologi merupakan&#13;
pengelompokkan elemen-elemen arsitektur berdasarkan tipe-tipe tertentu. Tujuan dari&#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui tipologi fasad masjid di Banda Aceh periode&#13;
2004-2023. Penelitian ini menganalisis 28 masjid yang ada di Kota Banda Aceh yang&#13;
baru dibangun atau telah mengalami renovasi pasca terjadinya tsunami pada tahun&#13;
2004. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kualitatif deskriptif yaitu&#13;
pengamatan langsung ke objek bangunan dianalisis kemudian ditentukan tipe-tipe&#13;
elemen fasad dan dikelompokkan berdasarkan tipe-tipe tersebut. Penelitian dilakukan&#13;
langsung terhadap objek berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi pada elemen&#13;
masjid berupa kubah, bukaan, pelengkung dan ornamen. Hasil penelitian ini&#13;
menunjukkan adanya perbedaan persentase berbagai tipe pada kubah, bukaan,&#13;
pelengkung, dan ornamen masjid di Banda Aceh yang dibangun pada periode 2004-&#13;
2023. Pada kubah tipe kubah yang mendominasi berupa kubah Indo-Persiani,&#13;
selanjutnya jenis bukaan pintu yang paling banyak digunakan berupa pintu swing door.&#13;
Berikutnya untuk jenis jendela yang paling banyak digunakan pada fasad masjid&#13;
berupa jendela mati. Kemudian pelengkung yang paling banyak digunakan pada&#13;
masjid berupa pelengkung bersudut. Terakhir untuk jenis ornamen, geometri&#13;
merupakan ornamen yang digunakan pada semua fasad masjid. Kemudian terdapat&#13;
faktor berupa penyebab asal usul bangunan masjid di Banda Aceh memiliki&#13;
keberangamann bentuk fasad tersebut.&#13;
Kata Kunci: Tipologi, Fasad, Masjid, Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126786</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 00:19:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 08:47:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>