<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126744">
 <titleInfo>
  <title>STUDI DIELEKTROFORESIS BIOPARTIKEL DENGAN KONFIGURASI ELEKTRODA KOMBINASI OBLIQUE DAN V-SHAPED DALAM MIKROKANAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khazanna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan perangkat analisis biosampel yang portabel dan handal telah menjadi bahan kajian yang menarik dalam bidang rekayasa perangkat biomedis. Dalam penelitian ini, sebuah perangkat lab on chip dengan susunan mikroelektroda oblique dan V-shaped 2D dan 3D dalam mikrokanal telah dikembangkan untuk memanipulasi biopartikel menggunakan metode dielektroforesis (DEP). Mikroelektroda difabrikasi menggunakan kombinasi film tembaga dan indium tin oksida, sedangkan mikrokanal dibangun menggunakan isolator double tape. Distribusi medan listrik tidak seragam pada mikroelektroda disimulasi dengan software Quickfield 6.6 student version. Sampel uji Lactobacillus casei disiapkan dalam medium deionized water dan dekstrosa dengan konduktivitas listrik 0,05 S/m dan sampel sel darah merah disiapkan dalam medium deionized water dan EDTA dengan konduktivitas listrik 1,5 S/m. Pengujian karakteristik dielektroforesis terhadap biopartikel yaitu Lactobacillus casei dan sel darah merah dilakukan dengan mengaplikasikan sinyal AC sinusoidal pada mikroelektroda dan fenomena diamati menggunakan mikroskop dengan kamera charge-couple device (CCD). Hasil simulasi menunjukkan pada susunan mikroelektroda oblique dan V-shaped 2D dan 3D terjadi gradien medan listrik dimana ada intensitas medan listrik lemah dan kuat. Hasil pengujian karakteristik DEP Lactobacillus casei pada susunan mikroelektroda oblique 2D memperlihatkan bahwa hasil fenomena DEP negatif teramati pada frekuensi 60-130 kHz di daerah spasi ujung elektroda, sedangkan DEP positif teramati pada frekuensi 380-700 kHz di daerah spasi antar elektroda, semuanya pada tegangan 2-6 Vpp. Hasil pengujian karakteristik DEP sel darah merah pada susunan mikroelektroda oblique dan V-shaped 3D menunjukkan fenomena DEP negatif teramati pada frekuensi 5-7 MHz, 3,5-5 MHz, dan 2-4 MHz di daerah spasi elektroda oblique dan di daerah tengah lengkungan elektroda V-shaped. Sedangkan fenomena DEP positif teramati pada frekuensi 8-14 MHz, 6-13 MHz, dan 5-11 MHz di daerah tepi elektroda oblique dan di daerah ujung dalam lengkungan elektroda V-shaped, masing-masing berturut-turut pada penerapan tegangan 5 Vpp, 10 Vpp, dan 15 Vpp. Hasil penelitian ini memperlihat potensi yang menjanjikan dari perangkat lab on chip dengan susunan mikroelektroda oblique dan V-shaped untuk memanipulasi biopartikel sehingga biosampel dapat dianalisis lebih lanjut.&#13;
&#13;
Kata kunci: Lab on Chip, Mikroelektroda oblique dan V-shaped, Dielektroforesis, Lactobacillus casei, Sel darah merah, Medan listrik tidak seragam</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126744</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 17:18:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 09:57:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>