<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126729">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DAN SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SHASA BERLIANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Social loafing merupakan perilaku yang ditunjukkan dengan adanya penurunan signifikan dalam usaha individu ketika bekerja dalam kelompok dibandingkan ketika bekerja untuk tujuan pribadi. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan social loafing, salah satunya adalah rendahnya kemampuan dan keyakinan diri individu dalam mengatasi kondisi yang dianggap menantang atau dikenal dengan istilah adversity quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan social loafing pada mahasiswa. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif jenis korelasi. Adapun pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik incidental sampling yang melibatkan 361 mahasiswa aktif jenjang Diploma dan Sarjana di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Adversity Response Profile – Chinese University Student (ARP-CUS) yang dikembangkan oleh Wang dkk. (2022) berdasarkan teori Stoltz (1997) untuk mengukur tingkat adversity quotient dan Social Loafing Tendency Questionnaire (SLTQ) oleh Ying dkk. (2014) untuk mengukur kecenderungan social loafing pada mahasiswa. Hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment Correlation dengan nilai signifikansi (p)=0,000 dan koefisien korelasi sebesar (r)=-0,290. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara adversity quotient dengan social loafing pada mahasiswa dengan kekuatan hubungan yang lemah. &#13;
&#13;
Kata kunci: Adversity Quotient, Social Loafing, Mahasiswa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 16:25:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 09:47:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>