<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126728">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA LONELINESS DENGAN SOCIAL MEDIA ADDICTION PADA MAHASISWA PENGGUNA TIKTOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Agung</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Social media addiction merupakan perilaku individu yang mengalokasikan waktu secara berlebihan untuk menggunakan media sosial. Salah satu faktor risiko yang menyebabkan terjadinya social media addiction adalah loneliness yaitu kondisi yang tidak memenuhi harapan, ditandai oleh perasaan terasing yang dialami seseorang sebagai akibat dari kurangnya kelekatan dalam hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness dengan social media addiction pada mahasiswa pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis korelasi. Prosedur pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik incidental sampling yang melibatkan sebanyak 361 mahasiswa pengguna TikTok di Universitas Syiah Kuala. Adapun alat ukur yang digunakan yaitu UCLA Loneliness Scale (Version 3) yang disusun oleh Russell (1996) dan Social Media Addiction Scale-Student Form (SMAS-SF) yang disusun oleh Sahin (2018). Kedua alat ukur ini awalnya disusun dalam Bahasa Inggris sehingga dilakukan proses adaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment Correlation. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (p)=0.042 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126728</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 16:25:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 10:03:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>