<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126722">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIETAS DAN PEMBERIAN PEG TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.) PADA KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. MUHAMMAD RIFKY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai (Capsicum annuum L.) menjadi komoditas tanaman hortikultura yang esensial untuk dibudidayakan dan dikembangkan. Permintaan akan cabai sebagai tanaman hias dan bahan konsumsi mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga semakin banyak upaya dilakukan untuk meningkatkan keragaman dalam kedua fungsi tersebut. Perbanyakan tanaman melalui benih memiliki tantangan tersendiri terkait cekaman abiotik yang dapat menyulitkan proses masuknya unsur hara ke dalam benih. Kekeringan menyebabkan penurunan yang cukup signifikan dalam tingkat fotosintesis di semua tahap pertumbuhan tanaman. Senyawa polietilena glikol (PEG) dapat digunakan untuk mensimulasikan atau meniru kondisi kekeringan yang serupa dengan yang terjadi pada tanah kering. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji respons benih cabai dengan perlakuan PEG-6000 terhadap beberapa varietas cabai hias yang toleran terhadap kekeringan dengan cara menguji viabilitas dan vigor benih pada beberapa tingkat cekaman kekeringan.&#13;
	Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas, konsentrasi PEG dan interaksi keduanya terhadap viabilitas dan vigor benih cabai hias. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh pada tanggal 6 Desember 2023 – 11 Januari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial terdiri atas 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah varietas cabai hias yaitu Ayesha, Nazla, Violetta, Syakira. Faktor kedua adalah taraf perlakuan konsentrasi PEG yaitu 0%, 10% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan varietas cabai berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif dan panjang akar, berpengaruh nyata terhadap indeks vigor serta berpengaruh tidak nyata terhadap keserempakan tumbuh dan berat kering kecambah normal. Varietas yang paling toleran adalah varietas Nazla. Konsentrasi PEG berpengaruh sangat nyata terhadap viabilitas dan vigor benih pada parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif, keserempakan tumbuh, indeks vigor dan panjang akar namun berpengaruh nyata pada berat kering kecambah normal. Konsentrasi PEG 20% paling berpengaruh menghambat pertumbuhan. Terdapat interaksi yang nyata antara varietas dan konsentrasi terhadap viabilitas dan vigor benih pada panjang akar namun tidak terdapat interaksi pada parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif, keserempakan tumbuh, indeks vigor dan berat kering kecambah norma. Kombinasi terbaik adalah Nazla dan konsentrasi PEG 0%.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126722</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 16:17:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 16:45:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>