PENAMPILAN KARAKTER AGRONOMI TANAMAN AGUNG (ZEA MAYS L.) PROLIFIK PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK UREA DAN GENOTIPE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENAMPILAN KARAKTER AGRONOMI TANAMAN AGUNG (ZEA MAYS L.) PROLIFIK PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK UREA DAN GENOTIPE


Pengarang

Rico Suganda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605101010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.67

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RICO SUGANDA. "Penampilan Karakter Agronomi Tanaman Jagung (Zea mqys L.) Prolifik Pada Berbagai Dosis Pupuk Urea Dan Genotipe" (dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. M. Nasir, MP., SH. sebagai ketua dan lr. Erita Hayati, MP sebagal
anggota).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh dosis pupuk urea dan genotipe terhadap penampilan karakter agronomi tanaman jagung prohifik. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam-Banda Aceh, dari tanggal 18 Januari sampal 05 Mei 2011. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas hibrida BISI-2 dan biji F2 dari jagung hibrida BISI-2 yaitu genotipe jagung prolifik tiga tongkol per batang dan genotipe jagung prolifik tongkol terpanjang yang diperoleh dari Prof. Iit. Ir. M. Nasir, MP., SH, pupuk kandang, pupuk Urea, SP-36, Kcl, Insektisida Decis dan Fungisida Dithane M-45.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbari (RPT) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu dosis pupuk urea sebagai petak utama yang terdiri atas 3 taraf, yaitu 0 kg/ha, 300 kg/ha, dan 450 kg/ha dan genotipe jagung prolifik yang terdiri atas 3 taraf sebagai anak petak, yaitu varietas Bisi-2, genotipe tiga tongkol per batang, dan genotipe tongkol terpanjang.
Peubah yang diamati meliputi berat berangkasan kering, tinggi tanaman umur 30, 45 den 60 hari HST, panjang daun umur 60 HST, lebar daun 60 HST, jumlah tongkol, panjang tongkol atas, panjang tongkol bawah, jumlali barisan biji tongkol atas, jumlah barisan biji tongkol bawah, jumlah biji per baris tongkol atas, jumlah biji per baris tongkol bawah, bobot biji kering tongkol atas, bobot biji kering tongkol bawah, bobot biji kering per batang, bobot l00 biji kering per batang.
Hasil penelitian menunjukkan hahwa terdapat interaksi yang sangat nyata antara dosis pupuk urea dan genotipe tanaman jagung prolifik terhadap tinggi tanaman umur 30, 45 HST, dan bobot biji kering tongkol atas. Kombinasi terbaik
dijumpai pada perlakuan dosis pupuk urea 300 kgtha (Ui) dengan varietas Bisi-2 (Gi). Dosis pupuk urea berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tongkol bawah, jumlah biji per baris tongkol bawah, bobot biji kering per tanaman, dan
bobot loo biji kering per tanaman dan berpengaruh nyata terhadap jumlah barisan biji tongkol bawah. Pertumbuhan dan hasil tanaman jagung terbaik dijumpai pada dosis pupuk urea 300 kg/ha (Ui). Genotipe jagung prolifik berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol atas, jumlah barisan biji tongkol atas dan bobot biji kering tongkol bawah. perlakuan varietas hibrida BISI-2 (G1) menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung terbaik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK