<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126695">
 <titleInfo>
  <title>DETEKSI PENYAKIT HAWAR DAN KARAT DAUN PADA TANAMAN KEDELAI DENGAN MENGGUNAKAN DEEP LEARNING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zaid Haritzsyah Vici</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kedelai merupakan salah satu tanaman pangan jenis polong-polongan yang cukup &#13;
penting di Indonesia. Namun, dalam produktivitas tanaman kedelai tergolong masih &#13;
rendah, dikarenakan banyaknya gangguan penyakit yang dapat menyerang tanaman &#13;
kedelai, baik berupa hama, jamur, maupun bakteri. Pada cuaca yang lembab, tanaman &#13;
kedelai ini seringkali terserang penyakit hawar daun yang disebabkan oleh bakteri &#13;
Pseudomonas syringae pv. glycinea. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit &#13;
penting pada tanaman kedelai yang dapat menyebabkan terjadinya gugur daun, serta &#13;
dapat menyerang polong sehingga mengganggu proses pembentukan biji. Tidak hanya &#13;
hawar, karat daun juga menjadi salah satu penyakit daun yang mudah menyerang ketika &#13;
cuaca lembab, dimana penyakit ini juga dapat menyerang polong dan mengakibatkan &#13;
kerontokan pada daun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan &#13;
deteksi dan klasifikasi penyakit hawar dan karat daun pada tanaman kedelai yang &#13;
diawali dengan pengambilan dataset di sejumlah kebun kedelai yang berada di &#13;
Kecamatan Seulimum dan Lembah seulawah, yaitu di desa Lamteuba, Lampanah &#13;
Leungah, dan Sukadamai. Dataset dibagi dalam tiga kelas, yaitu kelas daun normal, &#13;
hawar daun, dan karat daun. Adapun arsitektur yang digunakan adalah EfficientNet&#13;
B4 dan Residual Network (ResNet)-50 dengan luaran berupa dataset baru. Hasil &#13;
evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa model arsitektur EfficientNet B4 memiliki &#13;
hasil yang lebih baik dibandingkan ResNet-50 menggunakan learning rate 10-5 dan &#13;
batch size 16 . Performa yang dihasilkan EfficientNet B4 meliputi akurasi sebesar 99%, &#13;
precision 99%, recall (sensitivity) 99%, dan f1-score 99%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126695</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 15:24:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 09:10:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>