<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126692">
 <titleInfo>
  <title>KOMPARASI AKTIVITAS TERAPEUTIK SENYAWA METABOLIT SEKUNDER TIGA SPESIES EUPHORBIA BERDASARKAN ANALISIS PREDICTION OF ACTIVITY SPECTRA FOR SUBSTANCES (PASS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadiya Mufidah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pola hidup modern yang tidak sehat memunculkan berbagai jenis penyakit yang dapat mengancam kehidupan. Penggunaan obat-obatan sintetis sebagai salah satu upaya dalam menyembuhkan berbagai penyakit dikhawatirkan memiliki sejumlah resiko yang tidak diinginkan, oleh karena itu penggunaan obat-obatan herbal sebagai pengganti obat sintetis lebih diminati karena dinilai lebih aman. Salah satu jenis obatobatan herbal yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah obat-obatan herbal yang berasal dari tumbuhan. Tumbuhan dari genus Euphorbia telah digunakan secara luas di seluruh penjuru dunia sebagai sumber material obat herbal yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit khususnya tumbuhan patikan kebo (Euphorbia hirta L.), patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) dan sig-sag (Euphorbia tithymaloides L.). Oleh karena itu dilakukanlah penelitian dengan menggunakan pendekatan in silico untuk melihat aktifitas terapeutik dari senyawa metabolit sekunder yang terkandung dari ketiga tumbuhan tersebut terhadap berbagai jenis penyakit. Senyawa metabolit sekunder dari ketiga tumbuhan diperoleh melalui analisis GC-MS. Aktifitas terapeutik dari senyawa metabolit sekunder dari ketiga tumbuhan diperoleh berdasarkan analisis Prediction Activitiy Spectra for Substances (PASS). Hasil analisis PASS menunjukkan bahwa senyawa metabolit sekunder tumbuhan patikan kebo (Euphorbia hirta L.) memiliki 46 aktivitas biologis dengan potensi terapeutik paling tinggi sebagai antiinflamasi, tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) memiliki 63 aktivitas biologis dengan potensi terapeutik paling tinggi sebagai antikanker dan tanaman sig-sag (Euphorbia tithymaloides L.) memiliki 34 aktivitas biologis dengan potensi terapeutik paling tinggi sebagai antikanker.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126692</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 15:15:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 08:58:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>