<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126676">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI SUPLEMENTASI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG, DAUN AFRIKA, DAN RIMPANG LEMPUYANG GAJAH SEBAGAI PENGGANTI ANTIBIOTIK  TERHADAP BERAT DAN PERSENTASE KARKAS DAN GIBLET AYAM BROILER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. RENALDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayam broiler adalah istilah untuk menyebut strain ayam hasil teknologi budidaya yang memiliki karakteristik ekonomis, dengan ciri khas pertumbuhan cepat sebagai penghasil daging, konversi pakan irit, siap dipotong pada usia relatif muda, serta menghasilkan daging berkualitas serat lunak. &#13;
Selama ini, peternakan broiler menggunakan antibiotik dalam pakan sebagai imbuhan pakan untuk memacu pertumbuhan sebagai antibiotic growth promoters (AGP), selain untuk mengatasi permasalahan penyakit. Namun penggunaan AGP dalam pakan unggas dapat meninggalkan residu pada produk ternak seperti daging dan telur serta menimbulkan resistensi antibiotik yang membahayakan konsumen, sehingga penggunaannya telah dilarang sejak 1 Januari 2018 oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang disebutkan dalam pasal 16 permentan No. 14/2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan. Dalam upaya meningkatkan produktivitas ternak, imbuhan pakan saat ini mulai beralih pada penggunaan berbagai tanaman herbal yang dikenal sebagai imbuhan pakan fitogenik.&#13;
		Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak etanol rimpang lempuyang gajah, daun jamblang, dan daun afrika dalam air minum sebagai penganti antibiotik terhadap berat dan persentase karkas dan giblet ayam broiler. Penelitian ini dimulai dari pembuatan ekstrak etanol sebagai imbuhan pakan yang dilakukan di Laboratorium Ilmu Nutrisi, Teknologi dan Hijauan Pakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam. Selanjutnya untuk pemberian ekstrak etanol sebagai imbuhan pakan dilakukan pemeliharaan ayam broiler selama 30 hari pada peternakan rakyat yang berlokasi di Desa Lambaro Skep. Penelitian ini dilaksanakan 20 April – 20 Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan dan 5 (lima) ulangan, sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan terdiri atas  P0 kontrol (air minum tanpa pemberian ekstrak herbal), P1 (0,1 % ekstrak etanol rimpang lempuyang gajah dalam air minum), P2 (0,1 % ekstrak daun jamblang dalam air minum) dan P3 (0,1 % ekstrak daun afrika dalam air minum). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dengan bantuan SPSS dan jika dari analisis tersebut didapatkan hasil yang berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. &#13;
		Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol rimpang lempuyang gajah, daun jamblang, dan daun afrika sebagai imbuhan pakan pada air minum ayam broiler tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap berat dan persentase karkas ayam broiler dengan umur 30 hari. Berat potongan karkas (dada, dan punggung) serta berat dan persentase giblet (hati, jantung, dan gizzard) tidak berbeda nyata (P&gt;0,05) akibat pemberian ekstrak etanol rimpang lempuyang gajah, daun jamblang, dan daun afrika, kecuali pada berat dan persentase sayap didapat perbedaan yang sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126676</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 14:18:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-26 08:46:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>