ANALISIS RENDAHNYA PARTISIPASI MASYARAKAT PADA FORUM MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) DI DESA KENAWAT KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS RENDAHNYA PARTISIPASI MASYARAKAT PADA FORUM MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) DI DESA KENAWAT KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Fauziana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ardiansyah - 199013012016041101 - Dosen Pembimbing I
Annisah Putri - 199208232022032009 - Dosen Pembimbing II
Faradilla Fadlia - 198410012014042001 - Penguji
Novita Sari - 199111012019032028 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1910103010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas pertanian Ilmu Tanah., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Partisipasi Masyarakat merupakan salah satu faktor penting yang diperlukan untuk mendukung sukses tidaknya suatu pembangunan. Proses paling mendasar dalam suatu pembangunan yang hendaknya melibatkan partisipasi dari masyarakat adalah dalam Musrenbangdes. musrenbang merupakan musyawarah tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah Desa dan masyarakat desa untuk mengatasi permasalahan pembangunan dan memutuskan kebutuhan pembangunan berdasarkan RPJMDesa dan RKPDesa. Teori yang dingunakan adalah teori partisipasi politik dari Miriam Budiardjo yang mengatakan bahwa partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk ikut secara aktif dalam kehidupan politik, yaitu dengan cara ikut serta dalam forum Musrenbang secara langsung maupun tidak langsung untuk menpengaruhi kebijakan pemerintah desa. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian lapangan, untuk menganalisis data peneliti menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat belum maksimal dikarenakan beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat tidak dapat hadir pada forum musrenbang. Faktor yang pertama disebabkan oleh pekerjaan masyarakat yang tidak sesuai dengan jadwal diadakan musrenbang,kedua kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya ikut terlibat pada musrenbang,ketiga aspirasi dari masyarakat kurang mendapat tempat dan minimnya informasi yang diberikan oleh pemerintah desa tentang musrenbang menyebabkan masyarakat tidak hadir dalam forum musrenbang. Dibutuhkan adanya perhatian khusus dari pemerintah mengajak dan berusaha untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam musrenbang desa.
Kata Kunci: Partisipasi,Masyarakat, Musrenbang Desa.

Community participation is one of the important factors needed to support the success or failure of development. The most basic process in development that should involve participation from the community is in the Musrenbangdes. Musrenbang is an annual deliberation held by the village goverment and village community to overcome development problems and decide on development needs based on the RPJMDesa and RKPDesa. The theory used is Miriam Budiardjo’s theory of political participation which says that political participation is the activity of a person or group of people to actively participate in political life,namely by participating in Musrenbang forums directly or indirectly to influence village goverment policies. The method applied is descriptive qualitative research whit a field research approach,to analyze the data the researcher uses qualitative analysis techniques which include the stages of data collection, data reduction,data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that community participation in beltum is maximum due to several factors that cause the community to not be able to attend the musrenbang forum. The first factor is caused by the community’s work not being in accordance with the musrenbang schedule. The second is the lack of community understanding about its importance being involved in the musrenbang, thirdly,the aspirations the community are not given enough space and the lack of information provided by the village government about the musrenbang causes the community not to attend the musrenbang forum. Special attention is needed from the goverment to invite and strive to increase community participation in village musrenbang. Keywords: Participation, Community, Village Musrenbang.

Citation



    SERVICES DESK