<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126655">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE KUALA LANGSA BERDASARKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AIDILLA FITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif strategi pengembangan ekowisata Hutan Mangrove Kuala Langsa dan menentukan prioritas strategi pengembangannya berdasarkan partisipasi masyarakat. Responden dalam penelitian ini berjumlah 34 responden terdiri dari 1 pengelola (informan kunci), 3 staff ekowisata dan 30 masyarakat Desa Kuala Langsa. Penelitian ini menggunakan metode wawancara terhadap informan dan responden. Penentuan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) menggunakan aplikasi Expert Choice v.11.  Hasil penelitian diperoleh alternatif strategi pengembangannya berupa konservasi mangrove, pengembangan pariwisata (UMKM), pengembangan sarana prasarana, dan sosialisasi kepada masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa yang menjadi prioritas strategi pengembangan Hutan Mangrove Kuala Langsa adalah (1) sosialisasi kepada masyarakat (0,319), (2) pengembangan sarana prasarana (0,293), (3) konservasi mangrove (0,234) dan (4) pengembangan UMKM (0,154). Implikasi dalam penelitian ini mencakup perlunya peran stakeholder guna menunjang pengembangan ekowisata yang lebih baik kedepannya. Dikhususkan kepada masyarakat, perlu dibina dan ditingkatkan partisipasinya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan hidup yang lebih sehat.&#13;
Kata kunci : Strategi pengembangan ekowisata, Analytical Hierarchy Process (AHP), Expert Choice, Hutan Mangrove Kuala Langsa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 12:55:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 13:27:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>