<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126643">
 <titleInfo>
  <title>KANDUNGAN PROTEIN DAN KOLESTEROL PADA TELUR AYAM HIBRIDA AKIBAT PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI YANG MENGANDUNG TEPUNG MAGGOT DAN AZOLLA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. asraf Al-Ainawi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Ayam petelur membutuhkan komponen protein dalam pembentukan putih (albumen) dan kuning telur (yolk). Maggot dan azolla merupakan bagian dari sumber pakan alternatif yang dapat memenuhi kebutuhan dalam pembentukan telur. Maggot  dan azolla dapat diolah menjadi pakan ayam dalam bentuk tepung yang dapat dijadikan sebagai sumber protein telur. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung azolla pada pakan fermentasi terhadap kandungan protein dan kolesterol pada telur ayam hibrida. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan (20 unit percobaan). Adapun perlakuan pakan penelitian ini adalah : P0 (Pakan komersil 100% + Tepung maggot 0% + Tepung azolla 0%), P1 (Pakan komersil 90% + tepung maggot 5% + tepung azolla 5%), P2 (Pakan komersil 85% + tepung maggot 5% + tepung azolla 10%), P3 (Pakan komersil 85% + tepung maggot 10% + tepung azolla 5%), P4 (Pakan komersil 80% + tepung maggot 10% + tepung azolla 10%). Adapun parameter yang diukur adalah kandungan protein, kolesterol dan konsumsi pakan pada ayam hibrida. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung maggot dan tepung azolla dalam pakan fermentasi tidak berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap kandungan protein dan kolesterol serta konsumsi pada ayam hibrida. Akan tetapi perlakuan dengan pakan fermentasi (P3) yang mengandung tepung maggot 10% dan azolla 5% cenderung mengalami peningkatan pada protein dan konsumsi pakan dibandingkan dengan perlakuan dengan konsentrasi lainnya.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126643</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 12:23:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 19:11:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>