<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126621">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UJI KLOROKS TERHADAP VIABILITAS BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX A..) MERILL) BERDASARKAN TINGKAT KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asmalikusshaleh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ALMALIKUS  SHALEH.  &quot;Pengaruh Uji Kloroks Terhadap Viabilitas Benih Kedelal  (Glycine  max  a..)  Merill)  Berdasarkan  Tingkat  Konsentrasi  dan  Lama Perendaman.  (dibawah  bimbingan  Ir.   Said  lmran  AK  sebagai  ketua  dan  lr.  Hj.&#13;
Hasinah HAR sebagai anggota.&#13;
          Tujuan  penelitian  ini  adalch  unt`ik  mengetahui  larutan  kloroks  dan  lama perendaman yang tepat dalam menilai viabilitas benih kedelai serta untuk mengetahui apakah terdapat  interaksi  antara  kousentrasi  larutan kloroks  dan  lama perendaman terhadap uji benih kedelai.&#13;
          Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Tekhnologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam  Banda Aceh yang berlangsung dari tanggal 27 November sampai 4 Desember 2006. Rancangan yang  digunakan adalah Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  pola  faktorial  dengan tiga ulangan.  Faktor yang diteliti  adalah   konsentrasi  larutan  kloroks  0,25,  0,5,  0,75,  dan   1   %  dan  lana perendaman 5,10,  15 dan 20 menit yang ditambah  dengan satu unit kontol  (tanpa perlakuan).&#13;
          Pada uji .kloroks yang diamati adalah daya berkecambah berdasarkan jumlah benih normal (tidak gembung dan tidak kisut), sedangkan nilai viabilitas yang diamati pada uji standar adalah Potensi Tumbuh Maksimun, Daya  Berkecambah, Kecepatan Tumbuh,  Keserampakan  Tumbuh,  Vigor  kecambah  dan  Bobot  Kering  Kecambah&#13;
Nomal.  Benih  kedelai  kultivar  kawi,  direndam  dalani  lanitan  kloroks,  kemudian dibandingkan antara uji kloroks dan uji standar. &#13;
          Hasil  penilitian  menunjukkan  bahwa  konsentrasi  lamtan  kloroks  den  lama perendaman  dapat  meningkatkan  nilai  viabilitas  benih  kedelai.  Konsentrasi  larutan kloroks yang tepat untuk meningkatkan hilai viabilitas benih kedelai  adalah 0,25  % dan lama perendaman yang paling efektif adalah selana 5 menit. Terdapat Interaksi yang nyata antan konsentrasi lanitan kloroks dan lama perendaman benih kedelai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126621</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 11:05:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 11:05:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>