<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126619">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH ASAM HUMAT DAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Athallah Rafif Ramadhana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman cabai merah (Capsicum annuum) merupakan komoditas hortikultura yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yaitu sebagai bumbu dapur, industri bubuk cabai, hingga industri farmasi. Produktivitas cabai merah di Aceh yang masih fluktuatif dapat disebabkan oleh degradasi tanah, hilangnya zat organik, serta degradasi mikroorganisme tanah. Oleh karena itu perlu dilakukannya suatu upaya untuk mempertahankan tingkat kesuburan lahan dan produktivitas tumbuhan cabai dengan memanfaatkan penggunaan asam humat dan mikoriza yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis asam humat dan jenis mikoriza serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan 2 dan Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dimulai dari April 2023 sampai dengan Desember 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah asam humat yang terdiri atas empat taraf yaitu 0 g tanaman-1 (kontrol), 5 g tanaman-1, 10 g tanaman-1 dan 20 g tanaman-1. Faktor kedua adalah jenis mikoriza yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa mikoriza (kontrol), mikoriza Glomus mosseae, dan mikoriza Gigaspora sp. Penelitian ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan asam humat berpengaruh sangat nyata terhadap diameter tanaman 30 HST, berat basah akar tanaman, dan berat kering akar tanaman, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 15,30,45 HST, diameter tanaman 15, 45 HST, persentase akar terkolonisasi mikoriza, jumlah cabang per tanaman, berat buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat basah tanaman, dan berat kering tanaman. Perlakuan mikoriza berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 15 HST, Diameter tanaman 30, 45 HST, presentase akar terkolonisasi, berat basah tanaman, berat basah akar tanaman, berat kering akar tanaman, berpengaruh nyata terhadap diameter tanaman 15 HST, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 30, 45 HST, jumlah cabang per tanaman, berat buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, dan berat kering tanaman. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara perlakuan asam humat dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai.&#13;
Kata Kunci: Cabai, Asam Humat, Mikoriza&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 11:03:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 13:29:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>