Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH MEDIA DAN TINGKAT STERILISASI TERHADAP KEBERHASILAN PEMBIBITAN JAMUR MERANG ( VOLVARIELLA VOLVALCEAE ) SECARA IN VITRO
Pengarang
Megawati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0051111543
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Megawati " Pengaruh Media dan Tingkat Sterilisasi terhadap Keberhasilan Pembibitan Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Secara In Vitro ". (di bawah bimbingan Syammiah sebagai ketua dan Jumini sebagai
anggota).
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsentrasi ekstrak ragi pada media PDA (Potato Dextrose Agar) dan konsentrasi bayclin yang tepat pada sterilisasi eksplan, dan untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara media dengan tingkat sterilisasi pada pembibitan jamur merang secara In Vitro.
Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh sejak bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2004. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL,) pola faktorial 4 x 4 dengan 5 ulangan. Faktor yang diteliti adalah media PDA dengan penambahan Ekstrak Ragi yang terdirj dari 4 taraf yaitu : 0,0 mg/I media. 5 mg/I media. 7.5 mg/I media, dan 10 mg/I media, sedangkan sterilisasi dengan menggunakan Bayclin yang terdiri dari 4 taraf juga yaitu : 0 %, 10 %, 15 %, dan 20 %. Peubah-peubah yang diamati adalah saat inisiasi tumbuh, tjnggi tunas, persentase hidup. persentase kontaminasi. dan persentase mati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PDA dengan penambahan ekstrak ragi tidak berpengaruh nyata terhadap saat inisiasi tumbuh dan tinggi hifa eksplan jamur merang pada semua umur pengamatan. Media cenderung terbaik diperoleh pada perlakuan dengan konsentrasi 10 mg/I media.
Tingkat ster!lisasi berpengaruh nyata terhadap saat inisiasi dan tinggi hifa eksplan jamur merang pada umur 6, 8, 10, 12, dan 14 HSI. Tetapi tidak berpengaruh nyata pada umur 4 HIS. Perlakuan 0% bayclin dan 10% bayclin berbeda nyata terhadap perlakuan 15% bayclin dan 20% bayclin. Konsentrasi bayclin terbaik sebagai bahan sterilisasi diperoleh pada perlakuan 20% bayclin. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara media dan tingkat sterilisasi terhadap keberhasilan pembibitan jamur merang secara in vitro.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KOMBINASI SUBSTRAT MEDIA TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) (Mardiana, 2016)
PERTUMBUHAN JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) PADA MEDIA TANAM JERAMI PADI DAN LIMBAH SEKAM (Aslam Bustamam, 2017)
PENGARUH JENIS MEDIA PEMBIBITAN DAN DOSIS DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BIBIT PRODUKSI JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE (BULL.) SINGER) (FARHAN BUSTAMAM, 2022)
PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA (BULL.) FRIES) PADA KOMBINASI MEDIA TANAM JERAMI DAN AMPAS KOPI (IRFA MASYURA, 2020)
PENGARUH BEBERAPA KOMPOSISI MEDIA TUMBUH TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN, LIPID DAN KARBOHIDRAT PADA TUBUH BUAH JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) (Amalia, 2017)