<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126609">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KARAKTERISTIK LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE GREENSHIELDS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA JALAN TEUKU NYAK ARIEF KOPELMA DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Alfi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Transportasi merupakan kebutuhan yang memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Infrastruktur transportasi berupa jalan yang baik akan mampu memudahkan mobilitas masyarakat. Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan lalu lintas adalah jalan yang berada pada kondisi arus terganggu, seperti adanya hambatan samping yang cukup tinggi. Salah satu jalan yang memiliki kondisi arus terganggu adalah Jl. Teuku Nyak Arief Kopelma Darussalam dimana arus yang terganggu pada ruas jalan tersebut menyebabkan seringnya terjadi kemacetan. Oleh karena itu, perlu dikaji kembali hubungan karakteristik lalu lintas pada ruas jalan ini. Pengamatan dilakukan dengan melakukan survei, dengan parameter karakteristik yang diamati adalah volume (q), dan kecepatan (v). Pengamatan volume lalu lintas dilakukan dengan metode counting volume dengan handycam sebagai media perekaman volume lalu lintas, sedangkan pengamatan kecepatan tempuh mobil penumpang dilakukan dengan menggunakan speedgun. Perhitungan untuk volume dan kecepatan dilakukan menggunaka excel. Hasil dari kedua variabel tersebut dapat menghasilkan kepadatan lalu lintas dengan membagikan volume lalu lintas dengan kecepatan kendaraan. Survei dilakukan pada ruas jalan yang mengalami arus yang terganggu akibat hambatan samping yang cukup tinggi . Setelah itu, dapat dilakukan pemodelan dengan menggunakan model Greenshields. Kondisi karakteristik lalu lintas dengan melihat hasil pemodelan Greenshields menghasilkan beberapa hubungan karakteristik lalu lintas yang hasilnya tidak sesuai dengan teori Greenshields. Beberapa hubungan karakteristik lalu lintas yang tidak sesuai dengan Greenshields dapat terjadi ketika kondisi arus lalu lintas terganggu (interrupted flow) akibat adanya hambatan samping yang tinggi. Hubungan karakteristik lalu lintas yang sesuai dengan model Greenshield dapat terjadi sesuai dengan studi Greenshields dimana kondisi arus lalu lintas tidak terganggu (uninterrupted flow) dikarenakan hambatan samping yang ada tidak terlalu tinggi sehingga tidak mengganggu hubungan karakteristik lalu lintas. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan tingkat pelayanan jalan yang menunjukkan hasil kurang memuaskan akibat arus yang terganggu pada ruas jalan ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126609</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 10:23:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 11:40:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>