<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126598">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GALUR MUTAN TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L.MERRILL) VARIETAS KIPAS MERAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hikmal abrar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kedelai (Glycine max L. Merrill) adalah tumbuhan leguminosa yang dijadikan  sumber utama minyak dan protein nabati dunia. Salah satu upaya meningkatkan produksi kedelai adalah dengan menggunakan varietas unggul yang mampu beradaptasi dengan baik dalam berbagai kondisi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak tanam  dan galur terhadap pertumbuhan dan hasil galur mutan Kipas Merah. Penelitian ini dilakukan di Desa Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar dari bulan juni 2023 sampai Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 4          dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Masing-masing plot percobaan terdiri atas 16 lubang tanam dengan jarak tanam 40 x 20 cm, 40 cm x 30 cm, 40 cm x 40 cm, dari 16 tanaman terdapat 4 tanaman sampel.Varietas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kipas Merah, Galur mutan A1, Galur Mutan A2 dan Galur Mutan A11. Parameter yang diamati terdiri dari tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah cabang produktif, jumlah polong pertanaman, jumlah polong bernas pertanaman, jumlah biji pertanaman, berat biji pertanaman, berat 100 biji, berat biji perplot dan potensi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan jarak tanam berpengaruh sangat nyata pada parameter jumlah cabang produktif dan potensi hasil, namun berpengaruh tidak nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14, 21, 28, dan 35 HST, jumlah cabang umur 21, 28, 35 HST, umur berbunga, jumlah polong pertanaman, jumlah polong bernas pertanaman, jumlah biji pertanaman, berat biji pertanaman, berat 100 butir biji kering, dan berat biji perplot. Perlakuan galur berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14, 21, 28, dan 35 HST, jumlah cabang umur 35 HST, umur berbunga, jumlah cabang produktif, jumlah polong bernas pertanaman, dan jumlah biji petanaman, berpengaruh nyata pada parameter berat biji pertanaman dan berat biji perplot, namun berpengaruh tidak nyata pada parameter jumlah cabang umur 21 dan 28 HST, berat 100 butir biji kering, dan potensi hasil. Interaksi antara jarak tanam dengan galur berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 HST dan jumlah cabang produktif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126598</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 09:29:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 10:13:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>