<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126593">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS DAN KARAKTERISASI BIONANOKOMPOSIT AKTIF DARI RNUBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L) KITOSAN DAN CARBON QUANTUM RNDOTS (CQDS) DARI AMPAS BUBUK KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) RNDENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nazar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan plastik konvensional berbahan baku minyak bumi telah menimbulkan &#13;
kekhawatiran lingkungan yang serius karena sifatnya yang tidak dapat terdegradasi &#13;
secara alami, ketergantungan pada sumber daya yang tidak dapat diperbarui, dan &#13;
perannya dalam memicu polusi. Dalam beberapa dekade terakhir, banyak peneliti telah &#13;
dan&#13;
mempromosikan           penggunaan           bioplastik,           biokomposit, &#13;
bionanokomposit/bionanocomposite (BNC) sebagai  bahan  alternatif  untuk  plastik &#13;
karena keberlanjutannya, dapat diperbarui, dan mudah terdegradasi di lingkungan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengkarakterisasi BNC berbasis kitosan &#13;
dan tepung ubi jalar ungu (Ipomea batatas) yang dicampur dengan Carbon Quantum &#13;
Dots (CQDs) sebagai nano-filler dan ekstrak daun kelor sebagai komponen aktif. &#13;
Formulasi BNC ini diharapkan akan menunjukkan peningkatan dalam sifat optik, sifat &#13;
mekanik,  stabilitas  termal,  aktivitas antioksidan,  aktivitas  antibakteri,  dan &#13;
biodegradabilitas. Penelitian ini terdiri dari 4 (empat) tahap, yaitu (1) sintesis CQDs &#13;
dari arang aktif (AA) yang berasal dari ampas kopi arabika menggunakan metode &#13;
radiasi microwave. Ampas kopi mula-mula  dikarbonasi pada suhu 500°C selama 1 &#13;
jam,  diikuti  dengan  iradiasi  microwave  dengan  parameter  yang  telah  ditentukan &#13;
(massa AA, daya microwave, dan waktu kontak) hingga diperoleh larutan coklat muda &#13;
CQDs. CQDs lalu didekantasi dengan kecepatan 2000 rpm selama 2 jam, dan disaring &#13;
menggunakan filter berpori 0,22 µm. (2) Karakterisasi CQDs meliputi uji fluoresensi &#13;
(FL),  sifat  UV-barrier menggunakan  spektroskopi  UV-Vis,  analisis morfologi &#13;
menggunakan SEM-EDX dan TEM, uji konduktivitas, analisis ukuran partikel, dan &#13;
analisis gugus fungsi kimia menggunakan FTIR. (3) Persiapan BNC menggunakan &#13;
teknik solvent casting dengan komposisi tepung ubi jalar ungu (1,68 g), kitosan (2,52 &#13;
g), ekstrak daun kelor (0,06 g), gliserol (1,8 g), dan CQDs dengan konsentrasi 50-400 &#13;
ppm. (4) Karakterisasi BNC meliputi uji morfologi menggunakan SEM, uji opasitas &#13;
dan transparansi menggunakan UV-Vis, pengukuran ketebalan film menggunakan &#13;
mikrometer, uji sifat termal menggunakan analisis thermogravimetric analysis (TGA) &#13;
dan diferensial scanning calorimetry (DSC), uji sifat mekanik kuat tarik (TS) dan &#13;
elogation at break (EB), uji perubahan warna menggunakan metode CIELab dengan &#13;
aplikasi colorimeter, uji interaksi kimia menggunakan FTIR, analisis kristalinitas &#13;
menggunakan  difraktometer  sinar-X  (XRD),  uji  biodegradabilitas  dengan teknik &#13;
penguburan menggunakan media tanah, uji antioksidan menggunakan DPPH, uji &#13;
fenolik total, uji daya serap air dan uji water contact angle (WCA). Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa sintesis CQDs menggunakan microwave optimal dicapai pada &#13;
daya 80%, massa AA 1 g, dan waktu kontak 5 menit. CQDs yang dihasilkan dengan &#13;
ukuran partikel 10,12 ± 1,76 nm mampu menyerap cahaya UV maksimum pada &#13;
panjang gelombang 225 nm dan memancarkan cahaya tampak pada puncak maksimum &#13;
450 nm. Analisis SEM-EDS mengungkapkan bahwa CQDs mengandung beberapa &#13;
atom seperti C, O, K, dan Mg dengan kelimpahan yang berbeda. Spektrum FTIR &#13;
menunjukkan  adanya  gugus  fungsi  -OH,  -CH,  C=C,  dan  C=O.  Karakterisasi &#13;
mengkonfirmasi  bahwa  formulasi  BNC100  memiliki  sifat  optik  yang  lebih  baik &#13;
sedangkan dalam uji sifat termomekanik dan biodegradabilitas, BNC50 menunjukkan &#13;
kualitas yang lebih baik. Hasil uji fenolik total dan kekuatan antioksidan menunjukkan &#13;
bahwa penambahan CQDs dalam komposit meningkatkan kekuatan antioksidan dan &#13;
nilai fenolik dan semua formulasi dengan CQDs secara statistik berbeda dari kontrol. &#13;
Uji  hidrophobisitas  melalui  nilai  water  contact  angle  menunjukkan  bahwa  BNC bersifat  hidrofilik  karena  nilai  contact  angle</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126593</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 09:04:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 14:33:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>