<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126581">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN HELM ERGONOMIS UNTUK PENGEMUDI SEPEDA MOTOR WANITA BERSANGGUL BERDASARKAN DATA ANTROPOMETRI DAN PERSEPSI PENGGUNA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Nachrisa Nazar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Padatnya aktivitas yang terjadi dilingkungan masyarakat, menyebabkan masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan bermotor roda dua dibandingkan roda empat untuk berpergian menuju tempat aktivitasnya. Akan tetapi, Minimnya tingkat keamanan dan kenyamanan mengharuskan para pengendara untuk mengenakan jaket, sarung tangan, sepatu tertutup, dan helm. Kemudian permasalahan ukuran helm kekecilan maupun kebesaran kerap dirasakan atau ditemukan terutama bagi pengendara wanita yang memakai sanggul di dalam hijabnya dan pada akhirnya menyebabkan letak helm menjadi tidak proposional sehingga menghilangkan fungsi utama helm sebagai pelindung kepala dari benturan maupun cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perancangan helm sesuai dengan data antropometri para pengendara wanita yang mengenakan sanggul jenis ubur-ubur maupun scrunchie. Alur proses perancangan produk mengikuti aturan dalam pendekatan Quality Function Deployment (QFD), sedangkan prototype produk helm ergonomis dirancang menggunakan bantuan CAD software dengan ukuran sesuai Persentil 50 (P50). Berdasarkan pengolahan data, diperoleh atribut kepentingan prioritas ialah terdapat pada atribut 2.1 dengan nilai skala kenaikan 0,40. Sedangkan technical responses terpilih ialah spesifikasi dengan nilai contribution 9,45. Selain itu, helm ergonomis yang dirancang memiliki keunggulan berupa terdapat fitur tambahan berupa ruang untuk sanggul sehingga meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.&#13;
&#13;
Kata kunci: helm, quality function deployment, antropometri, prototype</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126581</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 02:51:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 13:34:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>