<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126562">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA STRES PENGASUHAN DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA AYAH TUNGGAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Rahmatul Aktsar Ilhamy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayah tunggal berstatus cerai mati dapat mengalami kesulitan pasca kematian pasangan terutama pada masalah pengasuhan sehingga terdapat kemungkinan ayah tunggal mengalami stres pengasuhan. Stres pengasuhan adalah tekanan psikologis yang dialami orang tua saat mengasuh anak sedangkan kematian pasangan adalah peristiwa tidak menyenangkan yang menyebabkan ayah tunggal mencari makna hidupnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengasuhan yang merupakan masalah utama bagi ayah tunggal memiliki hubungan dengan kebermaknaan hidup pada ayah tunggal pasca kematian pasangan. Sampel dalam penelitian ini adalah ayah tunggal yang bercerai mati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada 50 sampel ayah tunggal yang berstatus cerai mati dan menggunakan dua alat ukur yaitu Skala Stres Pengasuhan (SSP) dan Meaning in Life Questionnaire (MLQ). Analisis data menggunakan Spearman’s Product-Moment Correlation dan mendapatkan nilai koefisien kolerasi sebesar r=-0.494 pada dimensi kehadiran makna dan r=-0.295 pada dimensi pencarian makna, serta nilai signifikansi p=</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STRESS - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>155.904 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126562</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 22:23:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 10:19:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>