HUBUNGAN ANTARA STRES PENGASUHAN DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA AYAH TUNGGAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA STRES PENGASUHAN DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA AYAH TUNGGAL


Pengarang

Cut Rahmatul Aktsar Ilhamy - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Wida Yulia Viridanda - 198307252010052101 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2007101130052

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Psikologi., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

155.904 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ayah tunggal berstatus cerai mati dapat mengalami kesulitan pasca kematian pasangan terutama pada masalah pengasuhan sehingga terdapat kemungkinan ayah tunggal mengalami stres pengasuhan. Stres pengasuhan adalah tekanan psikologis yang dialami orang tua saat mengasuh anak sedangkan kematian pasangan adalah peristiwa tidak menyenangkan yang menyebabkan ayah tunggal mencari makna hidupnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengasuhan yang merupakan masalah utama bagi ayah tunggal memiliki hubungan dengan kebermaknaan hidup pada ayah tunggal pasca kematian pasangan. Sampel dalam penelitian ini adalah ayah tunggal yang bercerai mati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pada 50 sampel ayah tunggal yang berstatus cerai mati dan menggunakan dua alat ukur yaitu Skala Stres Pengasuhan (SSP) dan Meaning in Life Questionnaire (MLQ). Analisis data menggunakan Spearman’s Product-Moment Correlation dan mendapatkan nilai koefisien kolerasi sebesar r=-0.494 pada dimensi kehadiran makna dan r=-0.295 pada dimensi pencarian makna, serta nilai signifikansi p=

Single fathers experience difficulties after the death of their partner, especially regarding parenting issues, so there is a possibility that single fathers experience parenting stress. Parenting stress is the psychological pressure experienced by parents when raising children. The death of a partner is an unpleasant event that causes a single father to search for the meaning in his life. The aim of this research is to find out whether parenting, which is the main problem for single fathers, has a relationship with the meaning of life for single fathers after the death of their partner. The sample in this study was single fathers who were abandoned by partner. This research uses a quantitative approach to 50 samples of single fathers and uses two measuring tools, namely the Parental Stress Scale (SSP) and the Meaning in Life Questionnaire (MLQ). Data analysis used Spearman's Product-Moment Correlation and obtained a correlation coefficient value of r=-0.494 in the presence of meaning dimension and r=-0.295 in the search for meaning dimension, as well as a significance value of p=

Citation



    SERVICES DESK