<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126557">
 <titleInfo>
  <title>JENIS CAPUNG (ODONATA) DAN INDEKS EKOLOGINYA PADA BEBERAPA TIPE HABITAT DI JALUR JANTHO-LAMNO, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rizky Fajar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Capung (Odonata) merupakan serangga yang memiliki sebaran spasial yang luas meliputi sungai, hutan, semak, kebun, sawah, danau dan pantai, dengan tingkat keragaman jenisnya yang dipengaruhi oleh kondisi habitat tersebut. Penelitian capung di jalur Jantho-Lamno telah dilakukan pada bulan Januari 2024, dengan tujuan untuk mengetahui keragaman jenis capung pada beberapa tipe habitat yang terdapat di sekitar ruas jalan Jantho-Lamno, Kabupaten Aceh Besar dan menghitung nilai indeks ekologinya. Penelitian dilakukan pada bulan Desember-Juni 2024. Metode yang digunakan adalah metode observasi langsung dan pengkoleksian sampel dilakukan secara purposive sampling dengan penentuan titik lokasi penelitian berdasarkan kondisi habitat. Pengkoleksian sampel dilakukan mulai pukul 08.00-14.00 WIB dengan jaring serangga. Hasil penelitian menunjukkan jumlah jenis dan jumlah individu capung yang ditemukan pada seluruh tipe habitat yaitu 18 jenis dengan 547 jumlah individu, dimana pada habitat tepi sungai sebanyak 11 jenis dan 125 individu, habitat semak sebanyak 5 jenis dan 146 individu, habitat kebun sebanyak 10 jenis dan 146 individu, selanjutnya habitat lahan bekas kebakaran sebanyak 5 jenis dan 51 individu dan habitat hutan sebanyak 12 jenis dengan 79 individu. Famili Libellulidae lebih banyak ditemukan dengan memiliki jumlah jenis (10 jenis; 55,56%) maupun jumlah individu (469 individu; 88,49%), terutama pada habitat semak. Nilai indeks keanekaragaman (H’) capung pada keseluruhan habitat pada kategori sedang (H’=1,871) , dengan indeks dominansi (C) yang rendah (C = 0,24) dan indeks keseragaman (E) yang merata (E = 0,647) dengan habitat semak yang memiliki indeks keanekaragaman yang rendah (0,873), indeks dominansi yang sedang (0,465).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126557</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 22:08:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-25 13:19:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>