<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126495">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS RUANG TERBUKA HIJAU KOTA LANGSA DITINJAU DARI KEBUTUHAN PENGUNJUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zahratu Shafara Aiyub</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>aman merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik yang tersedia di wilayah perkotaan yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti berekreasi, beraktivitas, maupun beristirahat. Kota Langsa memiliki luas RTH publik mencapai 1.258,71 Ha atau 29,97. Beragamnya aktivitas yang terjadi di Kota Langsa, sehingga keberadaan taman menjadi semakin penting guna untuk menunjang keseimbangan aktivitas, dimana taman tidak hanya dilihat dari keberadaannya namun juga bagaimana taman tersebut mampu memenuhi kebutuhan pengunjung. Untuk itu perlu diperhatikan tidak hanya kuantitas untuk memenuhi standar minimal tetapi juga perlu diperhatikan kualitas dari taman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas taman di Kota Langsa ditinjau dari kebutuhan pengunjung. Efektivitas taman dilihat dari kebutuhan pengunjung di taman, yaitu kenyamanan, keamanan, aktivitas dan aksesibilitas. Hasil analisis efektivitas taman akan digunakan untuk menyusun strategi efektivitas yang tepat sehingga adanya peningkatan kualitas taman. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik analisis stastistik deskriptif, analisis skoring dengan pengukuran menggunakan Skala Likert, analisis SWOT dan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis terhadap keempat kebutuhan pengunjung tersebut, aksesibilitas merupakan kebutuhan yang terpenuhi di kedua taman, sedangakan ketiga kebutuhan lain belum terpenuhi secara keseluruhan. Tingkat efektivitas taman dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu efektif, cukup efektif dan tidak efektif. Berdasarkan hasil analisis, Lapangan Merdeka termasuk dalam kategori efektif dan Taman Bambu Runcing masuk ke dalam kategori cukup efektif.&#13;
&#13;
Kata kunci: efektivitas, kota langsa, ruang terbuka hijau, taman</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126495</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:49:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 18:11:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>