<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126483">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN POTENSI SIMPANAN KARBON PADA TEGAKAN PINUS (PINUS MERKUSII JUNGH. ET DE VRIESE) DI DESA KUTE RAYANG, KECAMATAN LINGE, KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmad Mulkan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian - Kehutanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hutan memiliki peran penting dalam mengatasi isu perubahan iklim dan mengendalikan pemanasan global dengan menyerap karbon dioksida (CO2). Pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) sebagai salah satu jenis pohon yang cepat tumbuh, memiliki potensi yang signifikan sebagai penyerap karbon. Penelitian mengenai pendugaan potensi simpanan karbon pada tegakan pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) di blok 7 hutan produksi PT. Tusam Hutani Lestari menjadi semakin krusial. Mengingat pentingnya peran hutan dalam menghilangkan karbon dioksida dari udara, penelitian diperlukan untuk mendukung pengembangan lebih lanjut. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi cadangan karbon dan serapan karbon dioksida (CO2) pada tegakan pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) di blok 7 hutan produksi PT. Tusam Hutani Lestari. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif. Lokasi penempatan plot ditetapkan dengan metode systematic sampling with random start. Metode ini merupakan metode penentuan lokasi penelitian secara sengaja yang dianggap representatif (Endriani and Sunarti, 2019) kemudian untuk penempatan plot digunakan uniform systematic sampling yaitu bentuk plot dan jarak antar plot (seragam) dan menggunakan metode non–destructive atau tanpa pemanenan. Penelitian ini dilakukan di hutan produksi blok 7 PT. Tusam Hutani Lestari di Desa Kute Rayang, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah dengan luas 142,20 Ha. Intensitas sampling 0,75%, dan sampel sebanyak 26 plot contoh. &#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa ada pohon pinus yang mencakup luas area sebesar 142,20 hektar dengan total 79.030 batang. Diameter rata-rata pohon pinus adalah sekitar 16,13 cm, sementara tinggi rata-ratanya adalah sekitar 19,88 m, dengan kerapatan relatif sebesar 0,056 individu per meter kubik, setara dengan 556 individu per hektar. Perkiraan volume pohon per hektar adalah 172,80 meter kubik per hektar, dan total volume pohon seluruhnya adalah 24.572,16 meter kubik. Biomassa total pohon di seluruh area contoh adalah sekitar 80,29 ton per hektar, atau sekitar 11.417,83 ton untuk keseluruhan area. Total cadangan karbon yang tersimpan pada tegakan pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) di blok 7 PT. Tusam Hutani Lestari, Aceh Tengah dengan luas kawasan 142,20 adalah 37,74 ton hektar-1 atau seluruhnya 5.366,39 ton, dengan serapan karbon dioksida (CO2) sebesar 19.694,65 ton.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126483</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:13:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 12:12:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>