<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126471">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI KUALITAS GARAM YANG DIPROSES DENGAN METODE TRADISIONAL DAN GEOMEMBRAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Clara Anisa Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengidentifikasi kualitas garam yang diproses dengan metode tradisional dan geomembran di Desa Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. Kualitas garam diukur berdasarkan kandungan NaCl, kadar air, densitas, dan kelarutan. Metode yang digunakan meliputi argentometri Mohr untuk kadar NaCl, metode thermogravimetri untuk kadar air, metode piknometri untuk densitas, dan metode agitasi untuk kelarutan. Analisis struktur kristal, ukuran kristal, kristalinitas, dan komposisi dilakukan menggunakan XRD dan SEM-EDS. Hasil menunjukkan bahwa garam dari kedua metode termasuk dalam kualitas III berdasarkan uji NaCl. Hasil uji kadar air menunjukkan bahwa garam dari metode tradisional memenuhi kualitas I, sedangkan dari metode geomembran memenuhi kualitas III. Densitas dan kelarutan keduanya masih di bawah standar sifat-sifat fisik NaCl. Analisis XRD mengungkapkan bahwa garam mengandung senyawa utama NaCl dengan keberadaan impuritas MgSO4 dan CaSO4. Garam tradisional memiliki kristal yang lebih besar, sedangkan garam geomembran menunjukkan kristalinitas lebih tinggi dan memiliki struktur kristal kubik. SEM-EDS menunjukkan adanya kandungan Cl dan Na, dengan impuritas dari Ca, Mg, K, S, dan O.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kualitas garam, metode tradisional dan geomembran, ukuran kristal, kristalinitas, dan komposisi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126471</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 10:09:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:52:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>