<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126464">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS BERBAGAI MACAM KETEBALAN EDIBLE FILM  DENGAN MODIFIKASI GEL LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DAN SERBUK DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) TERHADAP MASA SIMPAN DAN MUTU BUAH TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ajrina Amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Pelapisan yang dilakukan pada produk hortikultura terutama buah-buahan berfungsi untuk melindungi permukaan buah dari faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan. Pelapisan dengan menggunakan lembaran tipis atau yang disebut film perlu memperhatikan faktor ketebalannya. Lidah buaya dan pegagan merupakan  komponen yang biasa ditambahkan pada lapisan edible karena memiliki kadar antioksidan tinggi dan bersifat sebagai antimikroba alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai macam ketebalan edible film dengan modifikasi gel lidah buaya dan serbuk daun pegagan terhadap masa simpan dan mutu buah tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dari bulan Februari hingga Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 5 dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu ketebalan edible film yang terdiri dari 3 taraf (0,15 mm; 0,25 mm; 0,30 mm) dan faktor kedua yaitu gel lidah buaya + serbuk daun pegagan yang terdiri dari 5 taraf (kontrol, lidah buaya 10 ml, serbuk daun pegagan 0,3 gr, lidah buaya 10 ml + serbuk daun pegagan 0,3 gr, dan lidah buaya 10 ml + serbuk daun pegagan 0,5 gr). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan edible film berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, berpengaruh nyata terhadap oraganoleptik penerimaan keseluruhan serta berpengaruh tidak nyata terhadap susut bobot, intensitas kerusakan, warna L (kecerahan), warna a (merah), warna b (kuning), organoleptik warna luar, tekstur, dan aroma. Penambahan gel lidah buaya dan serbuk daun pegagan berpengaruh sangat nyata terhadap organoleptik aroma, berpengaruh nyata terhadap warna L (kecerahan) dan organoleptik warna, serta berpengaruh tidak nyata terhadap susut bobot, kadar air, intensitas kerusakan, warna a (merah), warna b (kuning), organoleptik tekstur, dan penerimaan keseluruhan. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara perlakuan ketebalan edible film dan penambahan gel lidah buaya dan serbuk daun pegagan terhadap organoleptik warna dan interaksi yang nyata terhadap warna L (kecerahan). &#13;
Kata Kunci: edible film, lidah buaya, serbuk daun pegagan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126464</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 09:42:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:38:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>