<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126459">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS JEJARING FARMAKOLOGI SENYAWA MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA KUNING (MAGNOLIA CHAMPACHA L.) SEBAGAI AGEN ANTI PHOTOAGING KULIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cici Lestari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Paparan berulang radiasi sinar ultraviolet diketahui dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit yang dikenal sebagai photoaging. Terjadinya photoaging ditandai dengan munculnya kerutan yang dalam dan pigmentasi yang tidak merata sehingga menurunkan estetika kulit. Salah satu bahan alami yang diketahui memiliki bioaktivitas sebagai anti photoaging adalah cempaka kuning (Magnolia champaca L.), namun mekanisme molekularnya belum dipahami secara menyeluruh. Pada penelitian ini pendekatan jejaring farmakologi digunakan untuk mengetahui bagaimana senyawa minyak atsiri bunga cempaka kuning meregulasi aktivitas anti photoaging pada kulit. Senyawa aktif minyak atsiri bunga cempaka kuning diperoleh melalui analisis GC-MS. Potensi obat dari senyawa aktif minyak atsiri bunga cempaka kuning dianalisis menggunakan Swiss ADME berdasarkan aturan Lipinski serta sifat farmakokinetik dari senyawa. Protein target photoaging kulit dari minyak atsiri bunga cempaka kuning diperoleh melalui 4 basis data yaitu Swiss Target dan Super Pred (target senyawa) serta NCBI dan Gen Card (target photoaging kulit). Basis data STRING digunakan untuk mengetahui interaksi protein-protein target, proses biologis, serta analisis jalur pengayaan. Cytoscape digunakan untuk memvisualisasikan jejaring farmakologi. Hasil analisis bioavailabilitas dan farmakokinetik menunjukkan bahwa seluruh senyawa berpotensi sebagai obat. Analisis jejaring farmakologi, proses biologis serta jalur pengayaan menunjukkan bahwa Tumor Necrosis Factor (TNF), Nuclear Factor Kappa-B (NF-kB), Matrix Metalloproteinase 2 (MMP2), dan Matrix Metalloproteinase 9 (MMP9) sebagai target kunci minyak atsiri bunga cempaka kuning dalam meregulasi aktivitas anti photoaging kulit.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126459</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 06:28:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:28:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>