<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126457">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI SALMONELLA SP., ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA DAGING AYAM DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DAN PASAR MODERN DI BANDA ACEH SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN DIMSUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARIVA MAYZUHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknologi Hasil Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat cemaran bakteri Salmonella sp., E. coli dan Staphylococcus aureus pada daging ayam yang dijual di beberapa pasar tradisional dan pasar modern di kota Banda Aceh serta untuk mendapatkan sumber daging ayam yang bebas dari ketiga bakteri dan memastikan proses pembuatan dimsum juga aman dari kontaminasi ketiga bakteri tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk data survei pasar dan metode kuantitatif untuk data perhitungan total mikroba. Pada Tahap I, penentuan pasar tradisional dan pasar modern dengan mengumpulkan daftar pasar menggunakan metode purposive sampling serta pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dan didapatkan pasar tradisional T1, T2 dan T3 serta pasar modern M1, M2 dan M3. Pada Tahap II, pengujian sampel dilakukan dengan analisis mikrobiologis untuk menguji keberadaan bakteri Salmonella sp., Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Pada Tahap III, ayam yang berasal dari pasar yang memenuhi SNI 7388-2009 digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan dimsum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri patogen yang teridentifikasi pada sampel daging ayam hanya bakteri Staphylococcus aureus dan pasar yang bebas dari bakteri patogen tersebut adalah pasar T1 dan M1. Tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus tertinggi (1x104 CFU/g) pada daging ayam diperoleh dari pasar M2. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan daging ayam yang berasal dari pasar M1 untuk bahan baku pembuatan dimsum dimana proses penyimpanan hingga 2 jam dapat dilakukan jika dimsum tersebut disimpan pada suhu ruang setelah proses pengukusan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126457</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 06:23:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:30:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>