<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126443">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI BIOCHAR DAN KOMPOS TERHADAP POPULASI MIKROORGANISME DAN RESPIRASI PADA INCEPTISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Fatiya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Populasi mikroorganisme dalam tanah memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesuburan tanah dan keseimbangan ekosistem. Mikroorganisme tersebut termasuk bakteri, fungi, dan mikroba lainnya yang terlibat dalam proses-proses seperti dekomposisi bahan organik, siklus nutrisi, dan pembentukan agregat tanah. Biochar dapat menjadi habitat bagi mikroba tanah, kombinasi biochar dengan pupuk organik berbasis mikroba diharapkan dapat memperbaiki karakteristik fisik dan kimia tanah, serta meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Inceptisol merupakan tanah muda yang baru berkembang yang memiliki tekstur yang bermacam dari kasar sampai halus, kondisi ini tergantung pada tingkat pelapukan induknya, mempunyai tekstur yang berliat maka didalam profilnya akan semakin berliat Inceptisol mengandung bahan organik yang rendah dengan pH yang rendah (4,5 - 5,5) dan reaksi tanah dari masam hingga agak masam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah pemberian beberapa jenis kombinasi biochar dan kompos berpengaruh terhadap jumlah populasi mikroorganisme dan respirasi pada tanah Inceptisol.&#13;
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dimulai dari Maret hingga April 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) berpola non faktorial. Susunan perlakuan dilakukan dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Sususan kombinasi perlakuannya yaitu B0 (kontrol), B1 (20 t ha-1 biochar kelapa muda + 153 g pot-1 pupuk kompos), B2 (20 t ha-1 biochar sekam padi + 153 g pot-1 pupuk kompos), B3 (20 t ha-1 kulit singkong + 153 g pot-1 pupuk kompos), B4 (20 t ha-1 biochar ampas tebu + 153 g pot-1 pupuk kompos), B5 (20 t ha-1 biochar kayu pulai + 153 g pot-1 pupuk kompos). Parameter yang diamati adalah populasi mikroorganisme dan respirasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari berbagai jenis bahan baku biochar dan kompos dengan inkubasi selama 10 hari dengan hasil uji BNJ memberikan pengaruh nyata  terhadap jumlah populasi mikroorganisme dan respirasi. Jika dilihat dari tabel menunjukkan populasi mikroorganisme yang paling tertinggi didapatkan pada B3(Kulit Singkong) yaitu 4,44 SPK/g BKM Tanah dan respirasi mikroorganisme yang paling tertinggi didapatkan pada B4 (Ampas Tebu) yaitu 2,87 mg C-CO2/kg BKM tanah/hari.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL FERTILITY</topic>
 </subject>
 <classification>631.422</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126443</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 20:08:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:22:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>