<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126438">
 <titleInfo>
  <title>SEGMENTASI DAN PENENTUAN LUAS CITRA OTAK PADA KASUS STROKE DENGAN METODE ACTIVE CONTOUR DAN K-MEANS CLUSTERING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amalia Azzarah Rizlin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke hemoragik merupakan jenis stroke yang diakibatkan oleh pecahnya pembuluh &#13;
darah pada otak dan menyebabkan fraktur. Salah satu upaya diagnosa stroke &#13;
hemoragik dengan pemindaian CT – scan adalah untuk mengetahui lokasi pendarahan &#13;
yang terjadi serta luas pendarahannya. Namun, citra hasil CT – scan yang diamati &#13;
secara visual masih terlihat kabur dan perhitungan luas area pendarahan yang &#13;
dilakukan secara manual mengakibatkan kemungkinan perbedaan diagnosis pada citra &#13;
yang sama. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk mengolah citra dan membantu &#13;
ahli radiologi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak guna &#13;
menghasilkan citra dengan kualitas baik serta dapat menghitung luas area pendarahan &#13;
secara otomatis dengan mengembangkan GUI untuk menampilkan program&#13;
pengolahan citra. Citra yang digunakan merupakan citra pasien berumur 48 tahun yang &#13;
telah didiagnosa terkena stroke hemoragik. Proses pengolahan citra dimulai dari proses &#13;
input citra, membuat program perbaikan kontras, membuat program k-means &#13;
clustering, membuat program active contour, menghitung luas area pendarahan dan &#13;
membuat program GUI untuk menampilkan program pengolahan citra. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa program perbaikan kontras dan program k-means &#13;
clustering dapat menghasilkan kualitas kontras yang lebih baik sehingga citra dapat &#13;
dianalisa dengan jelas. Program active contour menghasilkan citra biner untuk area &#13;
pendarahan dan didapatkannya luas area tersebut adalah 37,1194 mm2&#13;
. Sebagai &#13;
kesimpulan GUI yang dirancang dapat digunakan untuk mempermudah tampilan &#13;
program perbaikan kontras, k-means clustering, active contour, dan nilai dari luas area &#13;
pendarahan akibat stroke hemoragik.&#13;
Kata kunci : Citra CT – scan, Stroke, MATLAB, Active Contour, K-Means Clustering, &#13;
GUI</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE (DISORDER) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126438</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 16:46:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 11:08:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>