<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126426">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM KENDALI PENJATAH PUPUK CAIR TERHADAP TANAMAN JAGUNG BERBASIS ARDUINO DAN SENSOR SOIL NPK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD NAUFAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pupuk merupakan suatu bahan yang bersifat organik ataupun anorganik, bila ditambahkan ke dalam tanah atau tanaman dapat menambah unsur hara serta dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Tanaman jagung (Zea mays L.) adalah tanaman pangan yang dimanfaatkan bijinya untuk kebutuhan sehari-hari. Tanaman jagung hingga kini masih sangat diminati masyarakat dunia, sebagai salah satunya untuk kebutuhan pangan. Pemupukan adalah proses penambahan hara ke dalam tanah. Sulitnya pemupukan secara manual untuk tepat dosis pada tanaman karena keterbatasan kemampuan manusia memprediksi, maka dari itu telah dirancang sistem kendali penjatah pupuk tanaman jagung berbasis Arduino uno dan sensor soil NPK untuk mengatasi masalah pada pemupukan tanaman jagung secara manual yaitu menentukan takaran yang sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut. &#13;
Alat dan bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah Sensor soil NPK, Laptop, Arduino uno, LCD, Power supply, Breadboard, Connecting Wires, Relay, Selenoid Valve. Beberapa software pendukung berupa fritzing yang bertujuan untuk merancang skema rancangan sistem kendali penjatah pupuk, dan software arduino. Prosedur penelitian ini meliputi beberapa tahan yaitu menentukan kebutuhan unsur hara pada tanaman jagung, merumuskan konsep desain, penentuan perangkat, meliputi proses perancangan alat system penjatah pupuk menggunakan sensor soil NPK berbasis skala laboratorium, menentukan mekanisme kerja dari alat sistem penjatah pupuk.&#13;
Perancangan alat penjatah pupuk berskala laboratorium ini dilakukan dengan berbagai jenis komponen alat yaitu, sensor soil NPK, Arduino uno, LCD, Adaptor, breadboard, connecting wires, dan relay. Sehingga dari bagian-bagian tersebut terdapat komponen utama yaitu Arduino uno. Arduino uno digunakan dengan tujuan untuk mengatur sistem kontrol pada alat penjatah pupuk dengan ukuran pupuk yang telah ditetapkan. Alat pemberian pupuk cair secara otomatis telah dibuat dan sesuai dengan yang di inginkan, yang sensor akan membaca kandungan unsur hara dalam tanah dan alat akan melakukan proses penyiraman dan pemupukan yang telah kita tentukan pada set point.&#13;
Data unsur hara NPK kelima sampel berbeda, pada sampel pertama dengan nilai input N 77, P 25, K 10 dan pada sampel pertama dengan nilai N, P yang tetap, sensor hanya membaca satu kadar unsur saja yang rend yaitu K dan alat hanya mengeluarkan untuk pupuk K. Pada sampel kedua dengan nilai input N 53, P 18, dan K 10 dan nilai output sampel kedua N, 29 P, 10 K, 55 pada sampel kedua dengan nilai N, P yang tetap, sensor hanya membaca satu kadar unsur saja yang rendah yaitu K dan alat hanya mengeluarkan pupuk K. Pada sampel kelima dengan nilai input N 35 P 12 K 18 dan nilai output N 70 P 24 K 40, nilai input dan output sampel ketiga memiliki nilai yang berbeda hal ini disebabkan sensor membaca kadar unsur hara dalam tanah dibawah minimum set point alat sehingga alat mengeluarkan untuk pupuk N, P, dan K.&#13;
Hasil pengujian alat ini diperoleh nilai dari 5 sampel yang berbeda-beda, jika data N,P,K yang dibaca oleh sensor soil dibawah set point yang telah di input kedalam sistem alat maka water pump dc dan selenoid valve akan aktif untuk mengeluarkan cairan pupuk, jika data N,P,K yang dibaca oleh sensor soil diatas set point maka water pump dc dan selenoid tidak akan aktif yang dimana berarti kadar unsur hara dalam tanah sudah mencukupi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126426</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 15:23:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 10:33:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>