<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126419">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN GLISEROL PADA PENGENCER SUSU SKIM-KUNING TELUR YANG MENGANDUNG  EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH PASCA  EQUILIBRASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhamad Parulian Sitepu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sapi Aceh merupakan salah satu plasma nutfah Provinsi Aceh yang setiap tahunnya mengalami penurunan jumlah populasi. Inseminasi buatan merupakan salah satu upaya peningkatan populasi dan mutu genetik sapi aceh. Proses inseminasi buatan menggunakan semen cair dan semen beku. Kualitas semen yang di gunakan dalam inseminasi buatan di pengaruhi oleh proses pengolahan mulai dari penampungan, pengenceran, pendinginan, dan pembekuan. Pada saat proses pengenceran dan pendinginan sepermatozoa mengalami penurunan kualitas yang disebabkan terjadinya cold shock. Untuk mencegah penurunan kualitas spermatozoa selama proses pendinginan diperlukan pengencer yang berfungsi  sebagai penyedia sumber energi bagi spermatozoa, melindungi spermatozoa dari kondisi cold shock, memberikan buffer untuk mencegah perubahan pH, mengandung antibiotik, dan meningkatkan volume semen. Salah satu bahan pengencer yang digunakan dalam preservasi spermatozoa adalah susu skim dan kuning telur, yang ditambah gliserol sebagai krioprotektan dan ektrak bunga telang (Clitoria ternatea) berperan sebagai sumber antioksidan.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gliserol dalam bahan pengencer susu skim-kuning telur yang mengandung ekstrak bunga telang untuk mempertahankan kualitas spermatozoa sapi aceh selama proses pengenceran dan pendinginan 4 ᵒC. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Januari – 27 Februari 2024  di BIB Saree, Aceh Besar untuk menguji kualitas spermatozoa dan Laboratorium Analisis Pangan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian untuk pembuatan ekstrak bunga telang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu penambahan gliserol sebanyak 0% (P1), 4% (P2), 5% (P3), 6% (P4), dan 7% (P5). Parameter penelitian adalah motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa sapi aceh. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan jika terdapat perbedaan antar perlakukan dilakukan uji jarak berganda Duncan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gliserol dengan konsentrasi yang berbeda pada bahan pengencer susu skim-kuning telur yang mengandung ektrak (bunga telang) berpengaruh sangat nyata (P&gt;0,01) terhadap  viabilitas spermatozoa sebelum equilibrasi, namun tidak mempengaruhi motilitas dan abnormalitas spermatozoa. Pada kondisi pasca equilibrasi menunjukkan pengaruh sangat nyata (P&gt;0,01) terhadap motilitas, berpengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap viabilitas spermatozoa, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap abnormalitas spermatozoa antar perlakuan.Dari penelitian ini dapat disimpukan bahwa penambahan gliserol dengan konsentrasi yang berbeda pada pengencer  susu skim-kuning telur yang mengandung ektrak bunga telang mampu mencegah penurunan kualitas spermatozoa setelah pendinginan. Penambahan gliserol dengan konsentrasi 6% mampu menghasilkan motilitas dan viabiltas spermatozoa terbaik pasca equilibrasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126419</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 14:40:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 10:24:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>