Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS LITERASI SAINS PADA BUKU AJAR KIMIA SMA FASE E DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH DAN SMA FATIH BILINGUAL SCHOOL
Pengarang
Ayu Rismanita - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Sri Winarni - 197910162008122003 - Dosen Pembimbing I
M. Nasir - 196402011990031002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1906103040075
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Literasi sains merupakan kemampuan untuk menggunakan pengetahuan sains, mengidentifikasi pertanyaan, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti-bukti dalam rangka memahami serta membuat keputusan berkenan dengan alam dan perubahan yang dilakukan melalui aktivitas manusia. Rendahnya Literasi sains ini dipengaruhi banyak hal, salah satunya yaitu sumber belajar, dalam hal ini berupa buku. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang bahan ajar berbentuk buku sehingga buku yang digunakan semakin baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ruang lingkup literasi sains pada buku ajar kimia SMA kelas X berdasarkan indikator literasi sains yang meliputi sains sebagai batang tubuh pengetahuan, sains sebagai cara berfikir, sains sebagai cara untuk menyelidiki, serta interaksi sains, teknologi dan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Ada dua buku ajar yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu buku Chemistry for Cambridge IGCSE dan buku IPA Kimia Untuk SMA/MA Kelas X. Hasil analisis data pada kurikulum Cambridge menunjukkan bahwa kategori pengetahuan sains, penyelidikan hakikat sains, sains sebagai cara berfikir, serta interaksi sains, teknologi dan masyarakat berturut-turut sebanyak 84,4; 9,2; 6,8; 1,7%. Serta pada kurikulum Merdeka menunjukkan bahwa kategori pengetahuan sains, penyelidikan hakikat sains, sains sebagai cara berfikir, serta interaksi sains, teknologi dan masyarakat berturut-turut sebanyak 48,3; 19,8; 23,7; 16,5%. Koefisien kesepakatan rata-rata dari kedua buku yakni 9,0%. Dari data tersebut memberikan gambaran bahwa buku ajar kimia kelas X yang digunakan di SMA Negeri 8 Banda Aceh dan SMA Fatih Bilingual School telah menggambarkan literasi sains dengan kategori sangat bagus. Hanya saja buku-buku tersebut umumnya lebih menekankan pada aspek pengetahuan sains serta kurang menyajikan aplikasi sains.
Science literacy is the ability to use scientific knowledge, identify questions, and draw conclusions based on evidence in order to understand and make decisions regarding nature and changes made through human activities. The low level of science literacy is influenced by many things, one of which is learning resources, in this case in the form of books. Therefore, it is necessary to conduct research on teaching materials in the form of books so that the books used are getting better. The purpose of this study is to describe the scope of science literacy in grade X high school chemistry textbooks based on science literacy indicators which include science as a body of knowledge, science as a way of thinking, science as a way to investigate, and the interaction of science, technology and society. This research is a qualitative research with descriptive method. There are two textbooks used in this study, namely Chemistry for Cambridge IGCSE book and Chemistry for SMA/MA Class X book. The results of data analysis on the Cambridge curriculum show that the categories of science knowledge, investigating the nature of science, science as a way of thinking, and the interaction of science, technology and society are 84.4; 9.2; 6.8; 1.7%, respectively. And the Merdeka curriculum shows that the categories of science knowledge, investigating the nature of science, science as a way of thinking, and the interaction of science, technology and society are 48.3; 19.8; 23.7; 16.5%, respectively. The average agreement coefficient of the two books is 9.0%. The data illustrates that the grade X chemistry textbooks used in SMA Negeri 8 Banda Aceh and SMA Fatih Bilingual School have described science literacy with a very good category. It's just that these books generally emphasize more on aspects of science knowledge and less on science applications.
ANALISIS LITERASI SAINS PADA BUKU AJAR KIMIA KELAS X DI SMA KABUPATEN BIREUEN (Anna Zikrina, 2017)
ANALISIS LITERASI SAINS PADA BUKU AJAR KIMIA SMA KELAS X DI BENER MERIAH (NIKO ALFISYAHRI, 2023)
ANALISIS LITERASI SAINS PADA BUKU AJAR KIMIA KELAS X SMA NEGERI DI KABUPATEN BENER MERIAH (Khairil Anbiya, 2018)
THE USE OF PUPPETS IN INCREASING STUDENTS' VOCABULARY (A STUDY AT SDN 67 PERCONTOHAN BANDA ACEH AND SD TGK. FATIH BILINGUAL SCHOOL BANDA ACEH) (Rizka Maulia Adnansyah, 2021)
DAMPAK IMPLEMENTASI KURIKULUM CAMBRIDGE PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA FATIH BILINGUAL SCHOOL (Devan Muhammad Firdaus, 2023)