<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126410">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN KUALITAS AIR TANAH BERDASARKAN SIFAT FISIK DI KECAMATAN PADANG TIJI DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PIDIE,  PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAIHAN NULJANNAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	 Geologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, mencakup tiga kecamatan: Padang Tiji, Delima, dan Mila, dengan luas area ±25 km². Berdasarkan peta geologi lembar Banda Aceh, wilayah ini terdiri dari formasi Kotabakti (Tukt), formasi anggota Padang Tiji (Tuktp), dan formasi Qh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian berdasarkan litologi, struktur geologi, geomorfologi, dan petrografi, serta kondisi hidrogeologi dan kualitas air tanah berdasarkan sifat fisik air tanah. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi dan hidrogeologi. Hasil pemetaan geologi menunjukkan tiga kategori bentuklahan geomorfologi: satuan bentuklahan denudasional (D5 dataran dan D6 dataran tinggi), bentuklahan struktural (S1 bergelombang sedang), dan bentuklahan fluvial (F1 dasar sungai dan F3 dataran banjir). Litologi batuan terdiri dari Batupasir karbonatan Tuktp, konglomerat Tuktp, Batupasir karbonatan Tukt, dan endapan alluvium. Analisis petrografi pada tiga sampel batuan mengidentifikasi R22 sebagai Feldspathic Wacke, R32 sebagai Lithic Wacke, dan R54 sebagai Feldspathic Wacke. Pemetaan hidrogeologi menunjukkan ketinggian muka air tanah antara 2,0 m – 5,3 m, dengan arah aliran air ke utara, timur laut, dan timur. Parameter pengujian sampel kualitas air tanah berdasarkan sifat fisik air tanah meliputi warna, rasa, bau, temperatur, pH, Total Dissolve Solids (TDS) dan Daya Hantar Listrik (DHL) yang dilakukan pada 3 titik, yaitu titik A1 memiliki warna yang jernih, tidak ada rasa, suhu 28,3C, pH 7,81, TDS 255 mg/l dan DHL 838 µs/cm, pada A2 memiliki warna yang agak keruh, tidak berasa, suhu 28,9C, pH 6,73, TDS 158,9 mg/l dan DHL 592 µs/cm, pada A3 memiliki warna yang jernih, tidak berasa, suhu 28,7C, pH 7,32, TDS 208,4 mg/l dan DHL 991 µs/cm.  Dari hasil pengujian kualitas air tanah dilokasi penelitian termasuk kategori air tanah segar dan masih layak untuk dikonsumsi.&#13;
Kata Kunci: Kondisi Geologi, Geomorfologi, Hidrogeologi, Kualitas Air Tanah, Sifat Fisik Air Tanah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126410</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 13:31:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 10:14:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>