<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126402">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI RUTE PENGANGKUTAN SAMPAH KE TPA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOSPASIAL DI ZONA 2 KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI SALSABILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh memiliki laju pertumbuhan penduduk sedang menuju tinggi, yang dapat berdampak pada angka timbulan sampah dan sistem operasional pengelolaan persampahan. Sistem operasional pengelolaan persampahan di Kota Banda Aceh masih belum merata seperti lokasi TPS yang tidak terjangkau dan sistem pengangkutan sampah yang belum optimal. Sehingga banyak ditemukan TPS liar di Kota Banda Aceh. Zona 2 pelayanan sampah Kota Banda Aceh menjadi zona yang menyumbang timbulan sampah tertinggi yaitu 30.423 ton/tahun. Oleh karena itu, perlu strategi untuk menangani peningkatan ini agar sistem operasional pengelolaan sampah menjadi optimal. Penelitian ini mengkaji pola pengumpulan sampah dengan fokus pada optimalisasi rute pengangkutan sampah menggunakan dump truck yang ada di zona 2 Kota Banda Aceh. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung di lapangan terkait kesesuaian data. Variabel dalam penelitian ini yaitu pelayanan pola pengumpulan sampah, jangkauan pelayanan TPS, ritasi, panjang rute, waktu tempuh, dan kebutuhan BBM. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis spasial berupa analisis Buffer dan New Route pada aplikasi ArcMap 10.8. Hasil penelitian ini adalah zona 2 pelayanan sampah Kota Banda Aceh menerapkan pola individual langsung dengan cakupan pelayanan sebesar 27%, pola komunal langsung memiliki cakupan layanan sebesar 57%, dan pola penyapuan jalan memiliki cakupan layanan sebesar 81%. Berdasarkan hasil analisis rute pengangkutan sampah individual langsung yang optimal sesuai dengan Permen PU No. 03/PRT/M/2013 adalah dump truck yang memiliki 3 ritasi dengan nomor badan 022. Sedangkan rute pengangkutan sampah door to door yang belum optimal sesuai dengan Permen PU No. 03/PRT/M/2013 terdapat 7 dump truck yang memiliki 1 ritasi yaitu dump truck dengan nomor badan 087, 070, 072, 052, 085, 083 dan 106. Selain itu, terdapat 6 dump truck memiliki 2 ritasi yaitu 061, 040, 060, 136, 065, dan 128.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Banda Aceh, optimalisasi, pola pengumpulan, rute.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126402</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 13:18:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-24 09:58:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>