<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126391">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH SAWAH DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Syauqi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
&#13;
Padi sawah merupakan komoditi yang paling banyak ditanam di Kecamatan Krueng Barona Jaya setelah sayur-sayuran. Pada tahun 2018 produksi padi sawah di Kecamatan Krueng Barona Jaya yaitu 1.369 ton ha-1, kemudian tahun 2020 produksi padi sawah menjadi 255 ton ha-1 (BPS Aceh Besar, 2018). Salah satu penyebab menurunnya produksi padi pada Kecamatan Krueng Barona dapat disebabkan karena menurunnya kualitas kimia tanah. Cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan lahan yaitu dengan mengidentifikasi sifat kimia tanah yang ada pada lahan tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penting untuk dilakukan identifikasi sifat-sifat kimia tanah pada lahan sawah di Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar, karena belum ada data mengenai sifat kimia tanah dan kesuburan tanah pada lahan sawah di wilayah tersebut.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Analisis sifat kimia tanah dilaksanakan di Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Lama Universitas Syiah Kuala. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2023 sampai dengan Oktober 2023. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu persiapan, survei lapangan, analisis laboratorium, analisis secara deskriptif dan penarikan kesimpulan. Titik pengambilan sampel ditentukan berdasarkan dari luas setiap hamparan lahan sawah. Pada hamparan lahan sawah yang luasnya 0 – 20 ha akan terdapat satu titik sampling, dengan 5 tempat pengambilan sampel untuk di kompositkan per titik sampling. Sedangkan untuk hamparan lahan sawah dengan luas diatas 20 – 40 ha maka akan terdapat 2 titik sampling dengan 5 tempat pengambilan sampel untuk dikompositkan per titik sampling. Jumlah seluruh titik sampling adalah 5 titik sampling dan jumlah seluruh sampel yang diambil adalah 25 sampel. Parameter sifat kimia tanah yang akan diteliti yaitu pH, C-organik, N- total, P-tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Na-dd, KB dan KTK.&#13;
Lahan sawah di Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar memiliki pH tanah yang termasuk kedalam kriteria agak masam hingga netral, telah termasuk kedalam kriteria tumbuh tanaman padi, C-organik dan N-total yang termasuk kedalam kriteria sangat rendah. P-tersedia memiliki kriteria sangat rendah. K-dd memiliki kriteria sedang hingga sangat tinggi. Ca-dd kriteria sangat tinggi, Mg-dd dengan kriteria rendah, Na-dd dengan kriteria sangat tinggi, KB dan KTK kriteria tinggi hingga sangat tinggi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126391</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 12:42:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 13:13:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>