Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI SIFAT KIMIA TANAH SAWAH DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Muhammad Syauqi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1805108010054
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Padi sawah merupakan komoditi yang paling banyak ditanam di Kecamatan Krueng Barona Jaya setelah sayur-sayuran. Pada tahun 2018 produksi padi sawah di Kecamatan Krueng Barona Jaya yaitu 1.369 ton ha-1, kemudian tahun 2020 produksi padi sawah menjadi 255 ton ha-1 (BPS Aceh Besar, 2018). Salah satu penyebab menurunnya produksi padi pada Kecamatan Krueng Barona dapat disebabkan karena menurunnya kualitas kimia tanah. Cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan lahan yaitu dengan mengidentifikasi sifat kimia tanah yang ada pada lahan tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penting untuk dilakukan identifikasi sifat-sifat kimia tanah pada lahan sawah di Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar, karena belum ada data mengenai sifat kimia tanah dan kesuburan tanah pada lahan sawah di wilayah tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Analisis sifat kimia tanah dilaksanakan di Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Lama Universitas Syiah Kuala. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2023 sampai dengan Oktober 2023. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu persiapan, survei lapangan, analisis laboratorium, analisis secara deskriptif dan penarikan kesimpulan. Titik pengambilan sampel ditentukan berdasarkan dari luas setiap hamparan lahan sawah. Pada hamparan lahan sawah yang luasnya 0 – 20 ha akan terdapat satu titik sampling, dengan 5 tempat pengambilan sampel untuk di kompositkan per titik sampling. Sedangkan untuk hamparan lahan sawah dengan luas diatas 20 – 40 ha maka akan terdapat 2 titik sampling dengan 5 tempat pengambilan sampel untuk dikompositkan per titik sampling. Jumlah seluruh titik sampling adalah 5 titik sampling dan jumlah seluruh sampel yang diambil adalah 25 sampel. Parameter sifat kimia tanah yang akan diteliti yaitu pH, C-organik, N- total, P-tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Na-dd, KB dan KTK.
Lahan sawah di Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar memiliki pH tanah yang termasuk kedalam kriteria agak masam hingga netral, telah termasuk kedalam kriteria tumbuh tanaman padi, C-organik dan N-total yang termasuk kedalam kriteria sangat rendah. P-tersedia memiliki kriteria sangat rendah. K-dd memiliki kriteria sedang hingga sangat tinggi. Ca-dd kriteria sangat tinggi, Mg-dd dengan kriteria rendah, Na-dd dengan kriteria sangat tinggi, KB dan KTK kriteria tinggi hingga sangat tinggi.
SUMMARY Rice is the most widely planted commodity in Krueng Barona Jaya District after vegetables. In 2018, rice production in Krueng Barona Jaya District was 1,369 tons ha-1, then in 2020 rice production became 255 tons ha-1 (BPS Aceh Besar, 2018). One of the causes of the decline in rice production in Krueng Barona District can be caused by the decline in soil chemical quality. The method that can be done to optimize land capacity is to identify the chemical properties of the soil on the land. Based on this background, it is important to identify the chemical properties of the soil in rice fields in Krueng Barona Jaya District, Aceh Besar Regency, because there is no data on the chemical properties of the soil and soil fertility in rice fields in the area. This research was conducted in Krueng Barona Jaya District, Aceh Besar Regency. Analysis of soil chemical properties was carried out at the Soil Chemistry Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University and the Soil and Plant Research Laboratory, Old Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. The research was conducted from June 2023 to October 2023. This research consists of several stages, namely preparation, field survey, laboratory analysis, descriptive analysis and drawing conclusions. The sampling points are determined based on the area of each rice field. In rice fields with an area of 0 - 20 ha, there will be one sampling point, with 5 sampling locations to be composited per sampling point. Meanwhile, for rice fields with an area of more than 20 - 40 ha, there will be 2 sampling points with 5 sampling locations to be composited per sampling point. The total number of sampling points is 5 sampling points and the total number of samples taken is 25 samples. The parameters of the chemical properties of the soil to be studied are pH, C-organic, N-total, P-available, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Na-dd, KB and CEC. Rice fields in Krueng Barona Jaya District, Aceh Besar Regency have soil pH that is included in the criteria of slightly acidic to neutral, has been included in the criteria for growing rice plants, C-organic and N-total which are included in the criteria of very low. P-available has a very low criterion. K-dd has a moderate to very high criterion. Ca-dd criteria are very high, Mg-dd with low criteria, Na-dd with very high criteria, KB and CEC criteria are high to very high.
ANALISIS PERUBAHAN LAHAN SAWAH DAN PEMANFAATAN LAHAN BERDASARKAN TATA RUANG DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (chairi akmal, 2016)
KONVERSI LAHAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKSI PADI DAN POLA KERJA PELAKU KONVERSI DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (cut ardelina miranda, 2014)
SIFAT FENOTIPIK AYAM KAMPUNG DI KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA (Fidri Hardadi, 2014)
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH SAWAH YANG MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK DI DESA KRUENG LAMKAREUNG KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (Azhari, 2018)
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS LUMPUR PARIT TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA ULTISOL (Zulfikri, 2022)