<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126363">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT DENGAN GAMBARAN ELEKTROENSEFALOGRAM (EEG) PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khusnul Amra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit ginjal kronik (PGK) adalah kelainan pada struktur atau fungsi ginjal yang terjadi lebih dari tiga bulan dan berdampak pada kesehatan. Komplikasi neurologis sangat umum terjadi pada pasien PGK termasuk komplikasi pada sistem saraf pusat, perifer, dan otonom. Ensefalopati uremik merupakan salah satu komplikasi PGK pada sistem saraf pusat yang menyebabkan disfungsi serebral global. Elektroensefalogram (EEG) adalah metode non-invasif untuk merekam aktivitas listrik otak dan merupakan alat yang berharga terutama dalam menentukan diagnosis dan prognosis pasien dengan ensefalopati uremik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat keparahan penyakit dengan gambaran EEG pasien penyakit ginjal kronik di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang telah didiagnosis dengan PGK yang berobat ke RSUDZA Banda Aceh pada bulan April-Mei 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden yang telah dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menyajikan frekuensi dan persentase dari keseluruhan sampel penelitian. Data juga dianalisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antar masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 47 pasien yang menjadi sampel penelitian yang didominasi oleh pasien penyakit ginjal kronik stadium 5 sebanyak 57,4% dan gambaran EEg yang mendominasi adalah EEG abnormal 2 sebanyak 40,4%. Hasil uji statistik spearman’s correlation menunjukkan bahwa pada tingkat kemaknaan 95% terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel penelitian dengan nilai p= 0,001 (p-value</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126363</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 11:41:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 15:10:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>