<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126329">
 <titleInfo>
  <title>MODIFIKASI EDIBLE COATING LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DENGAN PATI GADUNG TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA BEBERAPA VARIETAS CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tara Mardiana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan produk hortikultura yang tergolong buah klimaterik sangat mudah mengalami lonjakan laju respirasi dan produksi etilen saat mencapai tahap pematangan, karena sifat ini cabai rawit sangat rawan mengalami penurunan mutu  dan kualitas fisikokimia  jika tidak ditangani dengan proses  pasca panen yang tepat. Metode efektif  dalam mempertahankan mutu dan kualitas fisikokimia cabai rawit adalah dengan edible coating. Coating dengan penambahan lidah buaya merupakan trobosan bahan yang memiliki kelebihan dalam memperbaiki penampilan dan mengurangi tingkat kebusukan terhadap cabai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi kombinasi edible coating gel lidah buaya dengan konsentrasi pati gadung  dan beberapa varietas cabai rawit serta intekasi kedua faktor tersebut terhadap karakteristik fisikokimia cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan dilaksanakan pada Laboratorium Hortikultura, Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, dimulai dari November 2023 sampai dengan Februari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 4 x 3 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama merupakan kombinasi edible coating gel lidah buaya  dengan pati gadung dengan 4 taraf (tanpa pelapisan, 396 ml gel lidah buaya dengan 4 ml pati gadung 1%, perlakuan 388 ml gel lidah buaya dengan 12 ml pati gadung 3%, dan 380 ml gel lidah buaya dengan 20 ml pati gadung 5% ). Faktor kedua adalah perbedaan varietas dengan 3 taraf (Bonita, Feira dan Prentul). Penelitian ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible coating gel lidah buaya dengan pati gadung berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot, kadar air, kadar vitamin C, kadar capsaicin, total padatan terlarut dan organoleptik pada warna luar, tekstur, aroma dan penerimaan keseluruhan. Kualitas cabai terbaik terdapat pada  edible coating 380 ml gel lidah buaya dengan 20 ml pati gadung 5%. Perbedaan varietas berpengaruh nyata terhadap kadar air dan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar vitamin C, kadar capsaicin dan uji organoleptik warna luar, tekstur, aroma dan penerimaan keseluruhan. Varietas cabai rawit terbaik pada karakteristik fisikokimianya terdapat pada varietas Prentul. &#13;
 &#13;
Kata Kunci: Coating, Cabai rawit, Varietas, Gadung</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126329</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 10:05:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 12:13:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>