<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126296">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESELARASAN ANTARA PENGGUNAAN LAHAN DAN POLA RUANG KABUPATEN TAPANULI TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mardiah Maudy Sari Rambe</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peruntukan perencanaan penggunaan lahan telah ditentukan dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pembangunan daerah. Analisis keselarasan antara penggunaan lahan eksisting dan pola ruang perlu dilakukan agar meminimalisir terjadinya penyimpangan terhadap penggunaan lahan. Salah satu cara dalam melakukan analisis ini dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui pendekatan spasial, dengan harapan dapat meminimalisir penyimpangan yang telah terjadi dan sebagai masukan dalam pelaksanaan pembangunan kedepannya.&#13;
Adapun metode penelitian yang digunakan dalam Analisa data adalah metode pemodelan tool builder dengan menggunakan software ArcMap 10.8. Proses penelitian terdiri atas beberapa tahapan pengumpulan data berupa data spasial dan non spasial dilanjutkan dengan analisis data. Model direpresentasikan sebagai diagram yang mengintegrasikan sekumpulan proses dan tools geoprocessing, menggunakan keluaran dari satu proses sebagai masukan ke proses lainnya. Dengan tool builder pada software ArcMap, dapat membangun model dengan menambahkan dan menghubungkan data dan alat. Melakukan tahapan yang berulang terhadap seluruh kelas fitur, raster, file, atau tabel di ruang kerja. &#13;
Matriks logika digunakan sebagai acuan dalam menentukan kelas keselarasan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan  diperoleh nilai 57,75% untuk kelas selaras, 28,16% kelas transisi dan 14,19% untuk kelas tidak selaras. Kelas selaras diperoleh jika rencana peruntukan pola ruangnya sama dengan kondisi penggunaan lahan eksisting seperti peruntukan sempadan sungai, perkebunan, kawasan industri yang tetap peruntukannya pada kondisi aktual. Kelas transisi diperoleh jika rencana peruntukan pola ruang bisa mengalami transformasi dimasa yang akan contohnya diperoleh kelas transisi pada sempadan sungai menjadi wilayah perkebunan, sempadan sungai menjadi lahan terbuka, kawasan industri menjadi kawasan perikanan. Sementara kelas tidak selaras pada situasi di mana aktivitas aktual di suatu wilayah tidak sesuai dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan. Dalam hal ini dapat terjadi dalam beberapa bentuk seperti perubahan fungsi lahan, peruntukan lahan yang tidak sesuai, pada penelitian analisis ini ditemukan kelas yang  tidak selaras dengan penggunaan lahan eksistingnya seperti pertanian menjadi hutan bakau, peruntukan air sungai menjadi lahan terbuka, kawasan industri menjadi pemukiman, pertambangan menjadi wilayah hutan produksi ataupun lahan terbuka.&#13;
Ketidakselarasan antara penggunaan lahan dan pola ruang dapat menimbulkan konflik antara pembangunan ekonomi, konservasi lingkungan, dan kebutuhan masyarakat. Ketidakselarasan tersebut juga dapat meningkatkan risiko terhadap bencana alam, menghambat pembangunan berkelanjutan, dan memperburuk ketidakadilan sosial. Akibat dari penjelasan dari poin-poin sebelumnya ketika berbagai sektor terhambat perkembangannya akan berdampak kepada pertumbuhan dan aktivitas ekonomi daerah tersebut. Harapannya dengan dilakukannya analisis keselarasan antara penggunaan lahan dan pola ruang, pemeerintah dapat bekerja sama dengan masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya alam dengan sebaik mungkin. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126296</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 07:48:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 11:58:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>