<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126289">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKA TANAH PADA LAHAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) DI KECAMATAN PANGA KABUPATEN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JAMARIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman perkebunan yang termasuk tanaman penghasil minyak atsiri dengan prospek ekonomi sangat baik. Minyak nilam yang dihasilkan oleh tanaman nilam merupakan minyak atsiri utama yang diperdagangkan di pasar internasional. Salah satu masalah dalam pengembangan nilam adalah produktivitas tanah yang rendah, untuk meningkatkan produktivitas tanah tersebut dapat dilakukan dengan mengkaji karakteristik fisika pada lahan nilam di Kecamatan Panga. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat dan mengkaji karakteristik fisika tanah pada lahan nilam di Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya. Manfaat penelitian ini sebagai informasi dan referensi karakteristik fisika tanah pada lahan nilam di Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya, sehingga dapat menentukan pengelolaan tanah untuk budidaya tanaman nilam tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survai deksriptif kuantitatif yang didasarkan pada pengamatan secara langsung di lapangan dan analisis di laboratorium. Penelitian ini dilakukan pada lahan nilam di Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya. Tahapan penelitian ini dimulai dari pengumpulan data, pembuatan peta, pelaksanaan di lapangan dan analisis laboratorium. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0-20 cm dari permukaan tanah, pengambilan sampel tanah dilakukan pada 3 lokasi lahan. Berdasarkan luasan lahan diperoleh 4 sampel yang mewakili setiap lokasi lahan nilam dengan luas kurang lebih 1 hektar, sehingga diperoleh 12 titik pengamatan. Sampel tanah terganggu yang diperoleh dimasukkan ke dalam plastik yang diberi nama atau kode menggunakan kertas label untuk dianalisis sifat kimia, pada sampel tanah tidak terganggu pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan ring sampel yang diberi kode menggunakan kertas label untuk dianalisis sifat fisika. Setiap lokasi dicatat titik koordinatnya dengan menggunakan alat Global Positioning System (GPS). Parameter yang dianalisis yaitu tekstur, C-organik, kemantapan agregat, porositas, bobot isi, permeabilitas, struktur dan warna tanah. Hasil yang didapatkan dalam penelitian karakteristik fisika tanah pada lahan nilam (Pogostemon cablin Benth) di Kecamatan Panga Kabupaten Aceh Jaya yaitu pada lahan 1 dengan jenis tanah Histosol tidak memiliki tekstur, struktur gumpal dengan tingkat perkembangan lemah, kemantapan agregat memiliki kriteria tidak mantap dengan indeks 30,68, porositas kriteria porous dengan indeks 85,19, C-organik memiliki kriteria sangat tinggi yaitu 21,84%, bobot isi memiliki kriteria rendah yaitu 0,38 g.cm-3, permeabilitas memiliki kriteria cepat yaitu 19,57 cm.jam-1, warna tanah yaitu (Black). Lahan 2 dengan jenis tanah Ultisol memiliki tekstur debu, struktur gumpal bersudut dengan tingkat perkembangan sedang, Kemantapan agregat memiliki kriteria agak mantap dengan indeks 50,77, porositas memiliki kriteria kurang baik dengan indeks 49,61, C-organik memiliki kriteria sedang yaitu 2,53%, bobot isi memiliki tinggi yaitu 1,31 g.cm-3, permeabilitas memiliki kriteria lambat-sedang yaitu 1,92 cm.jam-1, warna tanah yaitu (Dark reddish brown). Lahan 3 dengan jenis tanah Ultisol memiliki tekstur debu, struktur gumpal bersudut dengan tingkat perkembangan sedang, kemantapan agregat memiliki kriteria agak mantap dengan indeks 51,14, porositas memiliki kriteria kurang baik dengan indeks 49,32, C-organik memiliki kriteria sedang yaitu 2,02%, bobot isi memiliki kriteria tinggi yaitu 1,31 g.cm-3, warna yaitu (Dark reddish brown).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126289</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 00:02:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 11:17:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>