<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126230">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERSEBARAN TITIK PANAS BERBASIS WEB DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Qamara Anggini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebakaran hutan dan lahan adalah fenomena yang terjadi setiap tahun di Indonesia. Provinsi Aceh menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kebakaran hutan dan lahan yang tinggi. Peningkatan titik panas berpotensi menjadi faktor dari meningkatnya jumlah kebakaran hutan dan lahan. Upaya mitigasi dan manajemen risiko menjadi penting untuk dilakukan dalam mengurangi dampak merugikan pada berbagai aspek kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah Sistem Informasi Geografis yang menampilkan pola persebaran titik panas di provinsi Aceh dalam jangka waktu lima tahun terakhir, yakni periode 2019-2023. Penelitian ini menggunakan data titik panas NASA MODIS dan VIIRS dari KLHK dan peta batas administrasi Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan CodeIgniter 4 sebagai framework, Leaflet JS sebagai library, dan MySQL sebagai database dalam membangun WebGIS. WebGIS yang telah berhasil dibangun memiliki beberapa fitur seperti menampilkan peta sebaran titik panas, peta kepadatan titik panas choropleth berdasarkan kabupaten, grafik titik panas berdasarkan tahun, serta form untuk melaporkan kemunculan kebakaran. Pengujian sistem dilakukan menggunakan USE (Usefulness, Satisfaction, and Ease of use) Questionnaire. Dari 4 dimensi yang diuji, hasil pengukuran usability memiliki nilai kelayakan usefulness sebesar 93.5%, ease of use sebesar 92.97%, ease of learning sebesar 93.67% dan satisfaction sebesar 93.52%. Dengan rata-rata keseluruhan dimensi 93.41% maka WebGIS Titik Panas Provinsi Aceh masuk ke kategori sangat layak.&#13;
Kata Kunci: Titik Panas, Provinsi Aceh, WebGIS, Leaflet JS, CodeIgniter, USE Questionnaire&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126230</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 17:17:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-23 08:40:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>