<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126212">
 <titleInfo>
  <title>STRUKTUR KOMUNITAS VEGETASI DI KAWASAN RAWA GAMBUT SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Febry Darmawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia dikenal sebagai negara͔ kepulauan terbesar di dunia. Indonesia͔ memiliki lebih dari 17.508 pulau dan panjang garis pantai sepanjang 95.000 km, dengan luas daratan mencapai 1,9 juta km2 dan luas perairan laut kurang lebih 7,9 juta km. Indonesia juga memiliki hutan mangrove terbesar di dunia yaitu 3,3 juta hektar hutan mangrove yang tumbuh di sepanjang 95.000 kilometer pesisir Indonesia, jumlah ini mewakili 23% dari keseluruhan ekosistem mangrove dunia. Vegetasi daerah pantai Indonesia umumnya tumbuh dalam area yang mengikuti garis pantai dan segera digantikan kelompok semai dan pohon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan komposisi pohon anakan dan semai pada suatu ekosistem. Data dikumpulkan untuk beberapa spesies, termasuk A. aureum, A. marina, C. manghas, C. alata L, C. decandra, H. tiliaceus, Melastoma sp., N. fruticans, Pandanus sp., Passiflora sp., R. apiculata, S. alba, S. caseolaris, dan S. jamaicensis. Parameter yang diamati melibatkan jumlah individu (Ni), luas bawah pohon (BA), kerapatan, kerapatan relatif, frekuensi, frekuensi relatif, penutupan, penutupan relatif, dan Indeks Relatif Penting (INP). Analisis kerapatan dan frekuensi spesies mengungkapkan bahwa Melastoma sp. mendominasi dengan kerapatan relatif dan frekuensi relatif tertinggi. Sebaliknya, W. biflora menunjukkan kontribusi yang lebih rendah. Analisis INP juga memperhatikan  pentingnya Melastoma sp. dalam struktur dan stabilitas ekosistem. Hasil ini memberikan wawasan tentang peranan relatif masing-masing spesies dalam menjaga keberagaman dan keseimbangan ekosistem. Studi ini mendukung upaya konservasi dan pemeliharaan ekosistem, dengan menekankan pentingnya pelestarian spesies-spesies yang berperan krusial dalam menjaga kelestarian alam.&#13;
Kata Kunci : Ekosistem, Struktur dan Komposisi, Keanekaragaman, Parameter,  Keberlanjutan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126212</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 17:00:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 17:03:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>