<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126140">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA JALAN AKIBAT HAMBATAN SAMPING (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>JALAN HASAN SALEH, NEUSU, KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI BALQIS ADILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ruas Jalan Hasan Saleh merupakan jalan kolektor sekunder dua lajur dua arah tak terbagi (2/2 TT) sebagai salah satu pusat perekonomian (central business district) di Kota Banda Aceh yang memiliki intensitas kegiatan yang tinggi. Pergerakan arus lalu lintas yang cukup tinggi dapat mengakibatkan kemacetan serta adanya parkir tepi jalan, pedagang kaki lima, pejalan kaki, kendaraan berhenti juga mempengaruhi kinerja jalan. Kemacetan ini disebabkan karena aktifitas pasar yang menggunakan ruas jalan sebagai tempat parkir dan menurunkan barang sehingga terjadi penurunan kapasitas jalan, serta penggunaan bahu jalan untuk lahan berjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas Jalan Hasan Saleh pada kondisi eksisting jalan yang ditinjau dari geometrik jalan, volume arus lalu lintas, hambatan samping, dan derajat kejenuhan. Metode yang digunakan untuk menganalisis kinerja jalan ini adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu Senin, Kamis dan Minggu. Hasil pengamatan geometrik jalan didapatkan lebar penampang melintang jalan 16 m dan lebar efektif jalan 7,00 m. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai volume jam puncak terjadi pada Hari Senin 26 Februari 2024 pada pukul 17.00 – 18.00 sebesar 4115 kend/jam atau 1599,05 smp/jam. Hambatan samping pada ruas jalan Hasan Saleh termasuk dalam kategori hambatan samping sedang dengan kondisi daerah industri dan ada beberapa toko di sepanjang sisi jalan (387,9 kejadian/jam). Nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,70 dengan memiliki tingkat pelayanan jalan atau level of service (LOS) pada Jalan Hasan Saleh digolongkan pada kelas C sesuai yang disyaratkan PKJI dengan keterangan arus tergolong stabil tetapi kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan, atau pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126140</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 14:15:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 15:36:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>