<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="126084">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI BERMUKIM MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN BENCANARNTSUNAMI DAN BANJIR ROB (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NABILAH AUFARAIHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecamatan Meuraxa berada di pesisir Kota Banda Aceh yang termasuk ke dalam&#13;
kawasan rawan bencana, sehingga kawasan pesisir ini termasuk ruang yang dibatasi&#13;
perkembangannya. Sejak tahun 2010 hingga 2022, Kecamatan Meuraxa memiliki&#13;
presentase pertumbuhan penduduk tertinggi sebesar 33%. Pertumbuhan penduduk&#13;
dan pertumbuhan lahan permukiman sudah mengikuti rencana tata ruang. Setelah&#13;
tsunami 2004 hingga 2014, lahan di Kecamatan Meuraxa telah mengalami perubahan&#13;
penggunaan lahan dari lahan tambak menjadi lahan permukiman. Tujuan dari&#13;
penelitian ini untuk mengidentifikasi karakteristik masyarakat dan mengetahui&#13;
faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat bermukim di kawasan rawan bencana&#13;
tsunami dan banjir rob pada Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode kuantitatif. Variabel yang digunakan adalah sosial dan&#13;
ekonomi, aksesibilitas, sarana dan prasarana, serta lahan/tanah. Data untuk penelitian&#13;
ini dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan tinjauan literatur. Teknik&#13;
pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis faktor yang&#13;
terdiri dari pengujian variabel, factoring dan penamaan faktor. Hasil peneltian ini&#13;
menunjukkan terdapat enam faktor yang mempengaruhi preferensi bermukim&#13;
masyarakat terhadap bencana tsunami dan banji rob di Kecamatan Meuraxa, yaitu&#13;
faktor infrastruktur publik, faktor ekonomi, faktor kepemilikan tanah, faktor&#13;
aksesibilitas, faktor layanan dasar, dan faktor lingkungan sosial. Rekomendasi arahan&#13;
pengendalian kawasan permukiman di Kecamatan Meuraxa adalah penyediaan&#13;
infrastruktur mitigasi bencana tsunami dan banjir rob, arahan pengendalian&#13;
berdasarkan peraturan zonasi dan kesiap-siagaan masyarakat dalam menghadapi&#13;
bencana.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>126084</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 12:54:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 16:09:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>