GAYA BAHASA PEJABAT NEGARA DALAM KONTEKS WAWANCARA SPONTAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

GAYA BAHASA PEJABAT NEGARA DALAM KONTEKS WAWANCARA SPONTAN


Pengarang

Pahna Traya - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Teuku Alamsyah - 196606061992031005 - Dosen Pembimbing I
Razali - 196112211987031002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2206202010004

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) / PDDIKTI : 88101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Magister Pendidikan Bahasa Indonesia., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Pahna Traya (2024). Gaya Bahasa Pejabat Negara dalam Konteks Wawancara Spontan
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa pejabat negara dalam konteks wawancara spontan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah video wawancara spontan pada channel youtube yang melibatkan tiga pejabat negara, yaitu Anies Rasyid Baswedan, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), dan Ganjar Pranowo. Video wawancara spontan yang dianalisis keseluruhannya berjumlah 18 video dengan rincian: 6 video wawancara spontan Anies Rasyid Baswedan, 6 video wawancara spontan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), dan 6 video wawancara spontan Ganjar Pranowo. Data penelitian ini adalah tuturan ketiga pejabat negara dalam wawancara spontan dengan fokus penggunaan gaya bahasa. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik pengolahan data dilakukan dalam bentuk analisis dokumen atau analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa ketiga pejabat negara yang dianalisis cenderung berbeda. Artinya, gaya bahasa dalam tuturan Anies Rasyid Baswedan tidak sama dengan gaya bahasa dalam tuturan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), dan gaya dalam tuturan Ganjar Pranowo. Demikian juga gaya bahasa dalam tuturan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) tidak sama dengan gaya bahasa dalam tuturan Ganjar Pranowo. Gaya bahasa ketiga pejabat negara yang menjadi sumber data kajian ini dapat ditandai pada pilihan kata, nada, dan makna. Gaya bahasa berdasarkan pilihan kata menjadi gaya bahasa yang dominan digunakan. Berdasarkan langsung tidaknya makna, gaya bahasa yang digunakan juga mencakup gaya retoris dan gaya bahasa kiasan. Namun, dibandingkan gaya bahasa kiasan, gaya bahasa retoris lebih banyak digunakan. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa dalam wawancara spontan, pejabat negara cenderung menggunakan gaya bahasa tidak resmi atau gaya bahasa nonformal.

Kata kunci : gaya bahasa, pejabat negara, wawancara spontan

ABSTRACT Pahna Traya (2024). Language Style of State Officials in the Context of Spontaneous Interviews This research aims to describe the language style of state officials in the context of spontaneous interviews. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data source for this research is a spontaneous interview video on a YouTube channel involving three state officials, namely Anies Rasyid Baswedan, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), and Ganjar Pranowo. A total of 18 spontaneous interview videos were analyzed with details: 6 spontaneous interview videos of Anies Rasyid Baswedan, 6 spontaneous interview videos of Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), and 6 spontaneous interview videos of Ganjar Pranowo. The data for this research are the speech of three state officials in spontaneous interviews with a focus on the use of language styles. Data collection uses documentation techniques. Data processing techniques are carried out in the form of document analysis or content analysis. The research results show that the language styles of the three state officials analyzed tend to be different. This means that the language style in Anies Rasyid Baswedan's speech is not the same as the language style in Basuki Tjahaya Purnama (Ahok's) speech, and the style in Ganjar Pranowo's speech. Likewise, the language style in Basuki Tjahaya Purnama's (Ahok) speech is not the same as the language style in Ganjar Pranowo's speech. The language styles of the three state officials who are the data sources for this study can be characterized by word choice, tone and meaning. Language style based on word choice is the dominant language style used. Based on whether the meaning is direct or not, the language style used also includes rhetorical style and figurative language style. However, compared to figurative language styles, rhetorical language styles are more widely used. The results of the study also show that in spontaneous interviews, state officials tend to use informal language styles or non-formal language styles. Key words: language style, state officials, spontaneous interviews

Citation



    SERVICES DESK