<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125984">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO KECELAKAAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MENGGUNAKANRNMETODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL)RNPADA PROSES PENAMBANGAN MATERIAL TIMBUNAN DAN KEGIATAN PENIMBUNANRNMAIN DAM DI BENDUNGAN KEUREUTO, ACEH UTARA.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rafiul akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bendungan keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di sumatera yang&#13;
dibangun sebagai upaya mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan di&#13;
aceh. Dalam proses pembangunan bendungan ada beberapa tahap pekerjaan yang&#13;
dapat menimbulkan potensi risiko kecelakaan dan kesehatan kerja, seperti pada&#13;
proses penambangan material timbunan dan proses penimbunan main dam, yang&#13;
disebabkan oleh tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman. Untuk mencegah&#13;
dan mengurangi risiko kecelakaan yang timbul, diperlukan prosedur pengelolaan&#13;
risiko yang efektif sebagai solusi dalam penerapan langkah kerja yang aman&#13;
sesuai dengan regulasi keselamatan dan kesehatan kerja, salah satunya dengan&#13;
menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control&#13;
(HIRARC). Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara&#13;
dan studi literatur yang dilakukan pada 6 tahap aktivitas kerja secara keseluruhan.&#13;
Hasil dari penelitian ini didapat 24 temuan potensi bahaya yang dapat&#13;
menimbulkan risiko dengan 8 nilai berada pada level extreme dengan persentase&#13;
sebesar (33,3%), 9 nilai berada pada level risiko high dengan persentase sebesar&#13;
(37,5%), 7 nilai berada pada level risiko medium dengan persentase sebesar&#13;
(29,2%) dan tidak ada nilai pada level risiko low. Kemudian diperoleh empat jenis&#13;
pengendalian risiko yang sesuai dengan hirarki pengendalian risiko yaitu&#13;
eliminasi, rekayasa teknik, administrasi dan alat pelindung diri. Setelah dilakukan&#13;
pengendalian, nilai risiko mengalami penurunan dengan tidak adanya risiko pada&#13;
level extreme, 6 nilai risiko berada pada level high dengan persentase (25,0%), 6&#13;
nilai risiko berada pada level medium dengan persentase (25,0%), dan terakhir&#13;
pada nilai risiko low diperoleh 12 nilai risiko dengan persentase (50,0%).&#13;
Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kecelakaan Kerja, HIRARC.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125984</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-21 19:54:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 15:39:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>