<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125959">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI LAJU ALIRAN FLUIDA MENGGUNAKAN VARIABLE FREQUENCY DRIVE BERBASIS PLC PADA PROCESS CONTROL PLANT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Al Wafi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mengendalikan laju aliran menggunakan katup kontrol adalah teknik utama yang masih sering diimplementasikan pada industri. Pembatasan laju aliran menggunakan katup kontrol dapat membuang energi ketika dikombinasikan dengan pompa pada kecepatan konstan maksimum. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem kendali laju aliran tanpa menggunakan katup. Sistem kendali ini menggunakan PLC Easycon FX3U-16MR sebagai kontroler dan VFD NFlixin 9600D sebagai aktuator pengendali pada pompa air Moswell DB 125 Watt. Parameter kontrol yang dikendalikan ialah debit air. Pembacaan debit air menggunakan sensor debit air FS300A 3/4&quot;. Kemudian digunakan sebuah HMI Samkoon SK-070QEV3 yang dimanfaatkan sebagai peralatan monitoring dan interface kendali laju aliran. Pengendalian frekuensi motor pompa menggunakan VFD terdapat slip dengan rata-rata sebesar 10,78%. Dari data penelitian ini menunjukkan bahwa VFD dapat memvariasikan frekuensi pompa dari 30 Hz hingga 50 Hz untuk mengendalikan laju aliran sesuai setpoint flow yang diinginkan yaitu sebesar 16 LPM hingga 30 LPM. Pada setpoint flow sebesar 20 LPM, pengendalian laju aliran menggunakan katup mengkonsumsi daya listrik pompa sebesar 122 Watt. Sedangkan pengendalian laju aliran menggunakan VFD hanya mengkonsumsi daya listrik pompa sebesar 88,03 Watt. Sistem kendali laju aliran menggunakan VFD mengurangi penggunaan daya listrik pompa sesuai dengan kebutuhan laju aliran.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-20 11:35:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 15:32:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>